Google Dilarang Sediakan Aplikasi Standarnya untuk Produk Huawei


Senin, 24 Februari 2020 - 07:22:19 WIB
Google Dilarang Sediakan Aplikasi Standarnya untuk Produk Huawei Google dan Huawei

TEKNO, HARIANHALUAN.COM -- Setelah sekian lama, Google akhirnya mengeluarkan pernyataan soal masuknya Huawei dalam daftar hitam perusahaan yang dilarang berbisnis dengan perusahaan asal Amerika Serikat. Google dilarang bekerja sama dengan Huawei untuk perangkat baru ataupun menyediakan aplikasi Google termasuk Gmail, Maps, YouTube, Play Store dan lainnya untuk diinstal dan diunduh di perangkat tersebut. 

Hal itu diucapakan Tristan Otrowski, Legal Director untuk Android dan Google Play dalam postingan blog resmi Android. Menurut Google, masih banyak hal yang membingungkan terhadap masalah ini dan produk mana yang dilarang menggunakan Google Play Services. Bisa dibilang, ini adalah pernyataan Google yang paling panjang terkait masalah pemblokiran Huawei ini.

"Kami terus mendapat pertanyaan terhadap perangkat Huawei (contohnya perangkat yang baru diluncurkan atau model yang diluncurkan setelah 16 Mei 2019 namun kini baru tersedia secara global) dan apakah aplikasi dan layanan Google bisa digunakan di perangkat ini. Kami ingin memberikan panduan yang jelas untuk yang menanyakan hal tersebut," lanjutnya.

Ia pun memperingkatkan pengguna ponsel baru Huawei (yang sudah terdampak dari masalah tersebut) untuk tidak men-sideload Gmail, YouTube, Play Store dan aplikasi Google lain ke dalam perangkatnya tersebut. Jika pengguna memaksa untuk menyusupkan aplikasi-aplikasi tersebut ke dalam perangkat yang tidak tersertifikasi itu, Google tak bisa menjamin apakah aplikasi yang disusupkan tersebut merupakan aplikasi asli yang bersih dari malware.

"Aplikasi Google yang di-sideload tak akan bekerja dengan benar karena kami tak mengizinkan layanan ini untuk berjalan di perangkat yang tak tersertifikasi di mana keamanannya tidak terjamin," tambah Otrowski.

Ia pun mewanti-wanti kalau menginstal aplikasi tersebut mempunyai risiko tinggi yang mungkin bisa berdampak pada keamanan pengguna. Google pun menurutnya tak bisa menjamin pengalaman pengguna pada aplikasi-aplikasi tersebut. (*)

 Sumber : detik inet /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 09 Februari 2020 - 21:00:29 WIB

    9 Fitur yang Jarang Diketahui di Google Maps

    9 Fitur yang Jarang Diketahui di Google Maps TEKNOLOGI, HARIANHALUAN.COM - Google Maps hari ini (9/2) waktu Indonesia tepat berulang tahun yang ke-15. Aplikasi ini merubah lanskap di industri seluler. Sebelum Google Maps hadir, orang harus merogoh kocek dalam-dalam untu.
  • Jumat, 31 Januari 2020 - 13:46:58 WIB

    Awas..! Virus Korona, Mesin Pencari Google Aktifkan SOS Alert

    Awas..! Virus Korona, Mesin Pencari Google Aktifkan SOS Alert TEKNOLOGI,HARIANHALUAN.COM- Sejumlah perusahaan teknologi turut  berjuang untuk membantu memerangi penyebaran virus korona, menyususul ditetapkan WHO sebagai wabah global..
  • Ahad, 26 Januari 2020 - 15:14:54 WIB

    Ini Lima Aplikasi Goblok di Google Play Store, Kamu Install yang Mana?

    Ini Lima Aplikasi Goblok di Google Play Store, Kamu Install yang Mana? TEKNO, HARIANHALUAN.COM -- Belum lama ini, sebuah eksperimen menarik baru dibuat oleh netizen. Eksperimen tersebut adalah dengan menulis 'aplikasi goblok' di Google Play Store dan melihat aplikasi apa yang menempati urutan pe.
  • Jumat, 10 Januari 2020 - 19:09:14 WIB

    Google Assistant Kini Bisa Bacakan Seluruh Isi Website

    Google Assistant Kini Bisa Bacakan Seluruh Isi Website TEKNO, HARIANHALUAN.COM -- Dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2020, Google memamerkan kemampuan terbaru dari Google Assistant. Asisten virtual ini, akan dapat membacakan seluruh isi sebuah website untuk pengguna..
  • Senin, 06 Januari 2020 - 14:15:06 WIB

    Anies Baswedan Jadi Gubernur Terbodoh di Google? Ini Fakta Sebenarnya

    Anies Baswedan Jadi Gubernur Terbodoh di Google? Ini Fakta Sebenarnya TEKNO, HARIANHALUAN.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan baru-baru ini menjadi topik panas usai pencarian Google mengenai "gubernur terbodoh" memunculkan hasil yang terkait dengan dirinya. Mendapat gunjingan di media s.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM