Pelaku Hipnotis Gentayangan di Dharmasraya, Puluhan Gram Emas Dibawa Kabur


Senin, 24 Februari 2020 - 13:02:34 WIB
Pelaku Hipnotis Gentayangan di Dharmasraya, Puluhan  Gram Emas Dibawa Kabur ilustrasi

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM- Tiga kali kejadian hipnotis di tiga lokasi, meraup puluhan juta harta benda korban. Ketiga korban di tempat yang berbeda dengan pelaku yang sama belum ada tertangkap.

Menurut informasi yang dirangkum Harianhaluan.com di Dharmasraya, Senin (24/2), menyebutkan, pekan lalu terjadi hipnotis dengan korban "PN" warga Komplek Mega Permai 1 Gunung Medan, sejumlah harta bendanya berupa emas, raib dibawa oleh pelaku.

Menurut warga setempat, pelaku yang diduga suami isteri tersebut, lewat disamping rumah korban, waktu itu korban sedang memasak dan jendela dapurnya terbuka, kemudian pelaku menyapa korban dengan berpura pura menanyakan na!a seseorang yang tinggal disekitar itu, namun yang ditayangkan pelaku itu tidak ada.

Kemudian korban menawarkan pelaku untuk naik ke atas rumah, kemudian pelaku mulai beraksi untuk menghipnotis korban yang akhirnya korban menyerahkan barang emasnya yang ada pada badan korban, diperkirakan emas yang dibawa kabur sekitar 20 emas.

Setelah korban pergi agak lama, barulah korban sadar ia sudah dihipnotis oleh sepasang tamu tak diundang dengan ciri ciri perempuan agak gemuk dan pelaku memakai sepeda motor bebeki.

Hanya berselang beberapa hari juga terjadi kejadian yang sama dengan lokasi berbeda yaitu di wilayah Bukit Mindawa, Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung. Namun salah seorang warga Sikabau yang ditanya Harianhaluan.com , tidak mengetahui kronologis kejadiannya.

"Yang jelas ada korban hipnotis di Bukit Mindawa, yang dilakukan oleh sepasang suami isteri, korban mengalami kerugian berupa barang emas," kata Edwar, kepada Haluan, kemaren.

Pada Sabtu (22/02), kejadian yang sama dengan ciri ciri pelaku yang sama juga terjadi di Sungai Duo, Kecamatan Sitiung. Korban juga mengalami kerugian barang emas.

Menurut warga Sungai Duo, En (39), kepada Haluan, korban  bernama Wiji berjualan Bakso di Sungai Duo, pelaku masuk ke warung tempat korban berjualan dengan berpura pura membeli bakso, kemudian, pelaku berkomunikasi dengan korban, yang mana akhirnya korban digiring oleh pelaku sampai ke rumah korban untuk mengambil barang emasnya.

Para pelaku dengan ciri yang sama itu tidak ada rasa takut atau grogi melihat tetangga korban, setelah korban menyerahkan barang emasnya, dan tidak lama kemudian ia baru sadar sudah menjadi korban hipnotis. " Puluhan gram emasnya raib dibawa pelaku," terang En.

Kapolres Dharmasraya melalui Kasat Reskrim, AKP.Suyanto, yang ditanya Harianhaluan.com dengan kejadian itu tidak mengetahuinya, apakah ada korban melapor atau tidak. Namun ia menghimbau kepada masyarakat, agar berhati hati dengan tidak pamer barang barang emas.

Kemudian katanya, jangan membawa seseorang yang tidak dikenal masuk ke dalam rumah, apabila ada tamu yang tidak kenal, jangan menerimanya sendirian.(*)

Reporter : MARYADI /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM