Pengembangnan Potensi Wisata di Pasaman Butuh Perhatian Serius Pemda


Senin, 24 Februari 2020 - 17:29:50 WIB
Pengembangnan Potensi Wisata di Pasaman Butuh Perhatian Serius Pemda Salah satu potensi bentang alam di kawasan Kampung Tua Barilas Julu, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duokoto, Pasaman. (Foto Dok Harianhaluan.com)

PASAMAN,HARIANHALUAN.COM-Pengembangan potensi pariwisata, tradisi dan budaya yang tersebar di nagari atau desa adat di wilayah Kabupaten Pasaman, membutuhkan perhatian serius dari pihak pemerintah daerah setempat.

Demikian enggiat dari Komunitas Relawan Aspirasi Rakyat Pasaman, Dasri Mossad, Senin (24/02)."Sebagai daerah pemerintahan yang tergolong tak lagi baru, seyogyannya pihak terkait sudah mampu menggali potensi yang ada, mengingat karakter sosial kemasyarakatan di daerah ini yang heterogen dan kaya akan keragaman budaya dan adat, serta memiliki titik - titik yang menyimpan potensi wisata berbasis bentang alam," katanya di Lubuksikaping.

Baca Juga : Kolam Pemandian Hotwater Boom Solsel Tetap Buka, Satpol-PP Gelar Patroli

Menurutnya, salah satu peluang yang dimiliki untuk menggelorakan potensi tersebut, yakni dengan memberdayakan kekuatan pemerintahan terdepan untuk segera memetakan potensi masing -  masing nagari atau desa adat, dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat yang ada.

Selain itu, lanjutnya, setiap kelompok penggiat wisata dan budaya juga harus dapat terdata dengan baik, khususnya bagi para pelaku usaha kuliner khas, pelaku seni budaya dan komunitas terkait lainnya seperti pehobby fotografi dan jurnalistik.

Baca Juga : Hati-hati! Eksploitasi Anak Rawan Terjadi di Wisata Indonesia

"Seluruh komponen tersebut jika diberdayakan, tentu akan menjadi kekuatan besar dalam mengembangkan dunia kepariwisataan disamping memperkuat peranan para ninik mamak dan tokoh masyarakat," ujarnya

Ia berharap, seluruh pihak terkait juga mampu melahirkan regulasi yang bisa menjamin keberdayaan dan pertumbuhan para penggiat wisata dan budaya.

Baca Juga : Sandiaga Uno Mengaku Merinding Saat Salat Isya di Hotel Marbella Anyer, Ada Hantu?

 "Sektor ini pada dasarnya akan membuka peluang usaha dan akan memberi efek pertumbuhan ekonomi pada tataran masyarakat dan tentu saja akan memberi kontribusi terhadap pendapatan daerah," ucapnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Alim Bazar, mengatakan sejauh ini pihaknya sudah melakukan imbauan-imbauan agar pihak pemerintah nagari bisa memunculkan inovasi - inovasi baru dalam membangun daerahnya.

Baca Juga : Pariwisata Era Baru, Sandiaga: Berbasis Alam Terbuka

"Kami juga sudah mempersiapkan regulasi tentang kegiatan promosi potensi nagari, yang memberi ruang bagi mereka untuk bisa menumbuhkan dan mengembangkan potensi berbasis kearifan lokal," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan upaya - upaya penguatan basis data serta terus melakukan upaya pemberlakukan tertib adminsitrasi, agar mampu menjadi payung hukum yang sah dan terukur dalam setiap kebijakan penggunaan anggaran oleh pihak pemerintahan nagari.

"Tidak bisa dipungkiri memang telah terjadi perlambatan pembentukan basis data yang akurat akibat beberapa faktor, namun secara perlahan semuanya segera kami atasi sehingga bisa menjadi acuan baru dalam menentukan arah kebijakan terkait pengembangan kepariwisataan di tingkat nagari," tegasnya.(*) 

Reporter : RULLY | Editor : Dodi
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]