Bahas Harun Masiku Buron, Benny K Harman Heran Wajah Yasonna Pucat


Senin, 24 Februari 2020 - 18:29:46 WIB
Bahas Harun Masiku Buron, Benny K Harman Heran Wajah Yasonna Pucat  Benny K Harman (CNNIndonesia.com)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM--Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyatakan tak akan mempertaruhkan integritas dirinya hanya karena masalah mantan calon anggota legislatif Harun Masiku, yang informasi keberadaannya sempat simpang siur.

Pernyataan itu disampaikan Yasonna saat rapat kerja dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/2). 

Anggota Komisi III DPR mencecar Yasonna dan bahkan sempat menyentil wajah Yasonna yang tampak pucat dalam pertemuan tersebut.

Harun yang merupakan salah satu tersangka suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan itu disebut oleh Direktorat Jenderal Imigrasi ke Singapura pada 6 Januari dan belum kembali lagi ke Indonesia, pada 13 Januari.

Namun, belakangan atau pada 22 Januari, Direktorat Jenderal Imigrasi mengakui jika Harun telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari. Dengan demikian, Harun sudah berada di Indonesia sebelum KPK melakukan OTT pada 8 Januari.

"Saya kira, saya tidak akan mempertaruhkan integritas saya untuk soal masalah Harun Masiku, terlalu kecil lah," kata Yasonna.

Yasonna menyatakan berdasarkan hasil investigasi Tim Gabungan Pemeriksa terhadap Perlintasan Keimigrasian, Harun tak tercatat ke Sistem lnformasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM).


Total ada 120.661 orang tak tercatat sistem keimigrasian sepanjang 23 Desember 2019 hingga 10 Januari 2020. Adapun kedatangan Harun, di Bandara Soekarno Hatta pada 7 Januari 2020.

"Tapi dia terekam di PC (komputer di pintu pemeriksaan) tidak hilang. Semua lengkap, Harun Masiku benar (tiba 7 Januari)," tuturnya.

Politikus PDI-Perjuangan itu sempat membuat pernyataan bahwa Harun masih berada di luar negeri pada pertengahan Januari lalu. Yasonna menyebut pernyataan dirinya itu berdasarkan laporan dari mantan Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F. Sompie.

"Jadi waktu saya buat statement dari informasi dirjen imigrasi. Saya katakan mana data, tentu dirjen lihat langsung di sistem kita (yang tak mencatat kedatangan Harun 7 Januari 2020)," ujarnya.

Atas kesalahan sistem ini, Yasonna mengaku sudah meminta Plh Dirjen Imigrasi Jhoni Ginting untuk memanggil vendor yang mengerjakan sistem tersebut, sehingga membuat 120.661 orang tak terdata sejak 23 Desember 2019 sampai 10 Januari 2020 tak tercatat.

"Ini betul-betul apes, apes besar dan sangat memalukan, buat pertama kalinya," katanya.

Penjelasan Yasonna langsung mendapat tanggapan dari Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat Benny K. Harman. Menurut Benny, penjelasan Yasonna sangat masuk akal karena ada kerusakan sistem. Namun, kerusakan alat ini menimbulkan kegaduhan.

"Kesalahan alat ini membawa efek yang tidak menyenangkan, bikin kegaduhan yang luar biasa meminjam kata Pak Ketua. Gaduh akibat alat yang salah ini," kata Benny.

Benny pun mempertanyakan keputusan Yasonna memberhentikan Ronny, padahal sistem keimigrasian yang salah atau tak mencatat data ke server pusat dalam rentan 23 Desember 2019 sampai 10 Januari 2020.

"Ini kesalahan alat kok Dirjen Imigrasi dipecat? Kan gitu, pak," ujarnya.

Politikus Partai Demokrat itu pun menyindir Yasonna yang sudah semakin pucat dalam menjelaskan masalah simpang siur informasi keberadaan Harun. Ia pun meminta Yasonna untuk tidak menyembunyikan informasi tentang Harun.

"Sebab saya lihat Pak Menkum HAM untuk masalah ini sudah semakin pucat. Bagaimana menjelaskan soal Masiku. Tidak usah ditahan disembunyikan, buka saja, Pak," tuturnya.(*)

loading...
 Sumber : CNNIndonesia.com /  Editor : Dodi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 13 Agustus 2020 - 06:59:25 WIB

    Fraksi PAN Dukung "Tim Kerja Bersama" Terkait Pembahasan RUU Cipta Kerja

    Fraksi PAN Dukung HARIANHALUAN.COM - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Fraksi Partai Amanat Nasional, Guspardi Gaus, mengatakan fraksinya mendukung upaya pimpinan DPR membentuk "Tim Kerja Bersama" soal pembahasan RUU Cipta Kerja. Tim ini dik.
  • Sabtu, 18 Juli 2020 - 15:10:34 WIB

    Sandiaga Temui Prabowo, Bahas Apa Ya?

    Sandiaga Temui Prabowo, Bahas Apa Ya? HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, keduanya mendiskusikan sejumlah masalah termasuk kondisi ekonomi serta k.
  • Kamis, 16 Juli 2020 - 19:10:34 WIB

    Pimpinan DPR Tegaskan Pembahasan RUU HIP Dihentikan

    Pimpinan DPR Tegaskan Pembahasan RUU HIP Dihentikan HARIANHALUAN.COM - Ketua DPR Puan Maharani beserta Wakil Ketua DPR Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) a.
  • Senin, 13 Juli 2020 - 13:24:07 WIB

    Kemenag Pastikan Tak Ada Penghapusan PAI dan Bahasa Arab di Madrasah

    Kemenag Pastikan Tak Ada Penghapusan PAI dan Bahasa Arab di Madrasah HARIANHALUAN.COM - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan tidak ada penghapusan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, A Um.
  • Senin, 06 Juli 2020 - 20:48:35 WIB

    Pertemuan Prabowo dan Airlangga: Bahas Isu Reshuffle?

    Pertemuan Prabowo dan Airlangga: Bahas Isu Reshuffle? HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto melakukan pertemuan tertutup dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. Apakah pertemuan tersebut membahas reshuffle?.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]