Pasangan Independen Hendra Saputra-Mahyuzil Penuhi Syarat Maju Pilkada Kab. Solok


Senin, 24 Februari 2020 - 18:33:35 WIB
Pasangan Independen Hendra Saputra-Mahyuzil Penuhi Syarat Maju Pilkada Kab. Solok Pasangan balon Bupati dan Wakil Bupati Solok Hendra Saputra-Mahyuzil Rahmat menyerahkan syarat dukungan dari jalur perseorangan kepada Ketua KPU Kab. Solok Ir. Gadis, disaksikan komisioner KPU dan Bawaslu Kab. Solok. WANDI MALIN

AROSUKA, HARIANHALUAN.COM - Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Solok Hendra Saputra dan Mahyuzil Rahmat dinyatakan memenuhi syarat untuk maju di jalur perseorangan pada Pilkada nanti. Ketetapan itu disampaikan oleh KPU Kab. Solok, menyusul ditutupnya batas akhir pendaftaran kandidat jalur perseorang kemarin malam.

"Hingga tadi malam pukul 24.00 Wib, Minggu (23/2), tercatat hanya ada satu pasangan calon independen yang menyerahkan syarat dukungan ke KPU Kabupaten Solok," kata Ketua KPU Kabupaten Solok, Ir. Gadis melalui Komisioner Bidang Parmas, Jons Manedi, Senin (24/2).

Jons menyebutkan, pasangan yang menyerahkan syarat dukungan tersebut adalah  pasangan Hendra Saputra dan Mahyuzil sekitar tanggal 21 Februari 2020. Jumlah dukungan yang diserahkan sebanyak lebih kurang 25.372 dukungan. Namun setelah diverifikasi, dari syarat dukungan yang diserahkan, sebanyak 942 dukungan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

"Dukungan yang TMS dikarenakan ada dukungan yang tidak ada KTP, tidak ada tanda tangan di form B1 KWK, dan ada yang dientri di B1.1 KWK namun datanya tidak ada di B1 KWK, total ada 942 dukungan yang TMS," terangnya.

Meski demikian, kata Jons, secara umum, pasangan Hendra Saputra dan Mahyuzil memenuhi syarat dukungan sebagai calon independen, baik dari jumlah dukungan maupun sebaran dukungan di 14 kecamatan yang ada.

Selanjutnya, pihak KPU Kabupaten Solok akan melakukan verifikasi secara faktual terhadap seluruh dukungan yang telah diserahkan oleh pasangan calon. "Akan kita verifikasi secara faktual langsung kepada orang yang dimasukkan namanya sebagai pemberi dukungan, nanti dibantu petugas PPP masing-masing nagari yang saat ini masih dalam proses pembentukan," terangnya.

Pihak KPU menjadwalkan proses verifikasi akan dilakukan selama 20 hari, mulai tanggal 26 Maret 2020. Seluruh data dukungan akan diverifikasi secara langsung oleh petugas PPS nagari dengan cara mendatangi pemberi dukungan. 

"Hasil verifikasi akan diumumkan pada bulan Mei nanti, kalau lolos syarat dukungan pascaverifikasi maka pasangan independen bisa mendaftar sebagai pasangan calon pada 16-18 Juni 2020," ujarnya.

Berbeda dengan Kabupaten Solok, untuk Pilkada kota Solok tahun 2020, sampai batas akhir penyerahan syarat dukungan tadi malam, tidak ada satupun pasangan bakal calon yang mengajukan syarat dukungan.

"Sampai tadi malam, batas akhir penyerahan syarat dukungan, tidak ada bakal calon indedenden yang mendatangi KPU Kota Solok (menyerahkan syarat dukungan)," ungkap Ketua KPU Kota Solok, Asraf Danil, Senin (24/2).

Asraf menyebutkan, pihak KPU Kota Solok telah membuka masa penyerahan syarat dukungan dari tanggal 19-23 Februari 2020. Namun tidak ada bakal calon yang datang. Pihaknya juga menegaskan tidak ada perpanjangan waktu untuk penyerahan syarat dukungan.

Selanjutnya, pihak KPU Kota Solok hanya akan melakukan verifikasi syarat dukungan secara faktual untuk bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang maju di jalur independen. Untuk jumlahnya masih menunggu data dari KPU provinsi.

"Kalau ada dalam syarat dukungan tersebut balon gubernur dan wakil gubernur independen yang memakai KTP warga Kota Solok, kita yang akan melakukan verifikasinya secara faktual," beber Asraf. (*)

Reporter : Yutiswandi /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM