Duh..! Seluruh Pejabat Negara 'Kena Getah' Gara-gara Pernyataan Hamil Saat Renang


Senin, 24 Februari 2020 - 20:15:55 WIB
Duh..! Seluruh Pejabat Negara 'Kena Getah' Gara-gara Pernyataan Hamil Saat Renang Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Presiden Bidang Sosial, Angkie Yudistia, meminta kepada seluruh pejabat negara berhati-hati dalam menyampaikan pendapat. Hal ini terkait pernyataan Komisioner Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawatty yang menyebut perempuan berpotensi hamil jika berenang bersama laki-laki di kolam renang. 

"Kami tentu mendorong agar seluruh pimpinan lembaga negara untuk berhati-hati dalam menyampaikan pendapat, meskipun mengatasnamakan pribadi," ujar Angkie saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (24/2). 

Angkie mengatakan, setiap pendapat yang disampaikan mestinya merujuk pada data atau naskah akademik yang baik. Sebab, pendapat itu akan menjadi perhatian publik. 

"Kita harus bisa mengukur dampak baik serta akibat buruk dari setiap pernyataan yang dilontarkan ke masyarakat," katanya. 

Meski demikian, Angkie mengatakan, Sitti telah meminta maaf atas pernyataan yang menimbulkan kontroversi tersebut. Siti juga telah menyatakan bahwa pernyataan itu atas nama pribadi bukan lembaga. 

"Sudah dikonfirmasi oleh pihak yang bersangkutan bahwa itu opini pribadi dan tidak mewakili KPAI. Yang bersangkutan juga sudah meminta maaf atas opininya serta mengakui kesalahan dalam kalimat yang disampaikan," ucap Angkie.

Sebelumnya, Siti menyebut kemungkinan perempuan hamil jika berenang bersama laki-laki di kolam renang. Menurutnya, kehamilan itu dipicu jenis sperma tertentu yang sangat kuat walaupun tidak terjadi penetrasi.

Pernyataan ini kemudian menjadi viral dan dikritik publik. Sitti kemudian meminta maaf atas pernyataan tersebut dan menyatakan bahwa itu pernyataan pribadi, bukan atas nama lembaga KPAI.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 12:14:27 WIB

    Waduh..! Prabowo Menggerutu Disebut Menteri Terbaik

    Waduh..! Prabowo Menggerutu Disebut Menteri Terbaik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menggerutu saat mendapat predikat sebagai menteri terbaik. Ajudan pribadinya, Dhani Wirianata menceritakan alasan Prabowo menggerutu..
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 08:43:53 WIB

    Waduh..! Jakarta Waspada Banjir Pagi Ini, Semua Pintu Air Siaga III

    Waduh..! Jakarta Waspada Banjir Pagi Ini, Semua Pintu Air Siaga III JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Hujan yang mengguyur Kota Jakarta dan sekitarnya mulai Sabtu (22/2/2020) dini hari menyebabkan ketinggian air di sejumlah pintu air meningkat hingga berstatus siaga tiga banjir atau level waspada..
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 23:29:19 WIB

    Duh..! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi

    Duh..! KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)   menghentikan 36 penyelidikan kasus dugaan korupsi. Pertimbangannya antara lain lamanya waktu penyelidikan hingga tidak cukupnya bukti permulaan..
  • Selasa, 18 Februari 2020 - 14:50:12 WIB

    Duh..! Begini Ancaman Sri Mulyani untuk BPJS Kesehatan

    Duh..! Begini Ancaman Sri Mulyani untuk BPJS Kesehatan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengancam akan menarik kembali suntikan modal ke BPJS Kesehatan jika Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan dibatalkan. Perpres itu memutuskan.
  • Senin, 17 Februari 2020 - 15:15:22 WIB

    Duh..! Jokowi Gagal Capai Target Indeks Pembangunan Manusia

    Duh..! Jokowi Gagal Capai Target Indeks Pembangunan Manusia JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2019 meleset dari target. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat IPM Indonesia berada di angka 71,92 pada 2019. Angka tersebut meningkat 0,74 persen dibandingka.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM