Pria Ini 'Malaikat' yang Selamatkan Puluhan Siswa Korban Susur Sungai Sempor


Senin, 24 Februari 2020 - 20:26:44 WIB
Pria Ini 'Malaikat' yang Selamatkan Puluhan Siswa Korban Susur Sungai Sempor Ilustrasi

SLEMAN, HARIANHALUAN.COM - Hanyutnya puluhan siswa-siswi SMPN 1 Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam kegiatan susur Sungai Sempor pada Jumat (21/2/2020) kemarin masih menyisakan duka bagi keluarga korban. 

Berdasarkan catatan Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) DIY, ada 10 siswa yang sempat hilang berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal akibat insiden tersebut.

Pria 37 tahun yang dipanggil Kodir oleh tetangganya menjadi viral dan dielu-elukan warganet di jagat media sosial lantaran menyelamatkan para siswa.

Berkat aksinya, puluhan nyawa siswa-siswi SMPN 1 Turi, Sleman yang hanyut itu dapat terselamatkan.

Dilansir dari harianjogja.com, Kodir pada Jumat sore itu melakukan kegiatannya sehari-hari di waktu senggang, yakni memancing di Sungai Sempor. Ia menuju sungai itu dengan melintasi Dukuh, dusun di timur Kembangarum.

“Sudah menjadi kebiasaan, apalagi sehabis turun hujan deras, di sini (Turi) atau di atas sana (Merapi), ikan-ikan akan banyak,” kata dia, Minggu (23/2/2020).

Kodir yang berprofesi sebagai petani itu sudah turun ke kali. Namun, belum sempat ditaruhnya alat pancing, dirinya mendengar terdengar suara minta tolong.

“Saya langsung lari ke bawah. Ternyata ada sekumpulan anak-anak dengan seragam Pramuka yang minta tolong, ada juga yang menangis, saya langsung terjun ke sungai,” kenang Kodir.

Kodir menjadi satu-satunya orang yang menyelamatkan puluhan siswa yang terjebak arus deras kala itu.

Dia berinisiatif untuk mengambil tangga agar para siswa-siswi SMPN 1 Turi yang terjebak di derasnya arus sungai itu bisa naik ke sisi sungai. Dirinya mengaku, kebanyakan siswa yang terjebak adalah wanita.

"Tangga juga saya pakai untuk menyeberangi Kali Sempor," ujarnya.

Pada saat kejadian, kedalaman Sungai Sempor yang biasanya hanya setengah meter menjadi sekitar dua meter. Dalam kondisi itu, ungkap Kodir, anak-anak hanya bisa menangis dan menjerit.

Kodir berusaha sekuat tenaga untuk bisa menyelamatkan nyawa anak-anak itu sebanyak-banyaknya.

“Tapi apa boleh buat, saya hanya berusaha semaksimal mungkin, saya saja hampir tenggelam,” ungkap Kodir.

Kodir mengaku tak menghitung berapa jumlah siswa yang ia selamatkan di Sungai Sempor. Dirinya hanya mengingat suara tangisan dan wajah ketakutan dari para siswa-siswi tersebut.

“Saya sedih kalau mengingat kejadian itu," ungkapnya.

Sosok Kodir menjadi viral di media sosial. Ia bahkan dijuluki sebagai malaikat penyelemat nyawa anak-anak. Banyak warganet yang mengucapkan terima kasih atas aksinya tersebut.

Tim Reaksi Cepat BPBD DIY juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kodir yang telah menyelamatkan puluhan siswa-siswi SMPN 1 Turi yang hanyut di sungai tersebut.

"Nama aslinya Darwanto tp biasa dipanggil Kodir warga Kembangarum Donokerto. Beliau inilah penyelamat banyak pramuka yg tersapu arus deras. Jasamu abadi dab .. tabik, tetep golek iwak yo dab. Biarlah mati menjadi nasehat untuk kita semua," tulis Tim Reaksi Cepat BPBD DIY dalam akun Twitternya, Senin (24/2/2020).

Unggahan tersebut mendapatkan beragam komentar positif dari warganet. Bahkan, ada yang meminta agar Kodir diusulkan untuk mendapatkan penghargaan dari Pemkab Sleman.

"Diusulkan kpd pak bupati sleman agar dikasih awards kayak pak polisi sing gendong seorang yang serangan jantung itu lho," kata akun @bennyherlena.

"Iwak kelelep wee di tulungi, opo meneh menungso, mantap pak Kodir," kata @RezaSpeed8.(*)

Reporter : Zulhamdi Yahmin /  Sumber : haluan.co (Haluan Media Grup) /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM