Angka Kemiskinan dan Jumlah Penganggur di Riau Turun


Senin, 24 Februari 2020 - 20:32:17 WIB
Angka Kemiskinan dan Jumlah Penganggur di Riau Turun Ilustrasi

PEKANBARU, HARIANHALUAN.COM – Tingkat pertumbuhan ekonomi Riau pada tahun 2019 tumbuh melambat dibandingkan dengan daerah lain. Dari data yang disampaikan Gubernur Riau, pertumbuhan ekonomi Riau hanya 2,84 persen. 

Namun melambatnya perekonomian ini tidak berdampak terhadap naiknya pengangguran di Riau, bahkan tingkat pengangguran disebut menurun. 

Gubernur Riau, Syamsuar menjelaskan, untuk kondisi pertumbuhan ekonomi Riau ini telah disampaikannya kepada Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja ke Provinsi Riau beberapa hari lalu. Ia menjelaskan, rendahnya pertumbuhan ekonomi disebabkan turunnya produksi minyak dan gas (Migas), dan capaian pertumbuhan ekonomi Riau juga termasuk Migas. 

“Indikator makro pertumbuhan ekonomi kita hanya 2,84 persen, kecil sekali naiknya dari tahun sebelumnya 2,34 persen. Beliau (Presiden) sempat heran, kenapa pertumbuhan ekonomi Riau seperti ini. Kok rendah sekali,” ujar Gubri, Senin (24/2/2020).

"Kalau di luar minyak, capaian pertumbuhan ekonomi Riau mencapai 4,84 persen. Tapi karena masuk migas jadi anjlok seperti itu. Sebab produksi migas sejak akan dialihkan 2021 tidak ada menambahan investasi di sana, sehingga produksi menurun," ujar Gubri lagi. 

Untuk tingkat angka kemiskinan Riau tahun 2019, terjadi penurunan atau hanya 6,90 persen dibanding tahun sebelumnya 7,21 persen. Dan angka kemisikinan ini akan terus di usahakan berkurang seiring dengan nantinya pertumbuhan ekonomi di Riau meningkat. 

"Termasuk tingkat pengangguran terbuka kita juga menurun, dari 6,20 persen menjadi 5,97 persen. Ini karena ada investasi tahun 2019 kita bugus sekali, masuk urutan 6 secar nasional. Untuk itulah perlu ditingkatkan UMKM yang ada di Riau, sehingga kita tidak lagi tergantung pada migas dan sawit saja,” katanya.

Sementara itu, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau tumbuh 2,84 persen, pada 2019, membaik bila dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 2,37 persen.

Secara spasial, BPS menunjukkan bahwa Provinsi Riau berkontribusi sebesar 4,76 persen terhadap perekonomian nasional.

Provinsi Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-6 di Indonesia atau PDRB terbesar kedua di luar Pulau Jawa. Dan Riau merupakan daerah dengan pertumbuhan ekonomi terendah di Pulau Sumatera sementara Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi sebesar 5,71 persen.(*)

 

Reporter : Nurmadi /  Sumber : riaumandiri.id (Haluan Media Grup) /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 30 Maret 2020 - 11:40:03 WIB

    BEI Pangkas Durasi Perdagangan Efek di Pasar Modal

    BEI Pangkas Durasi Perdagangan Efek di Pasar Modal JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penyesuaian durasi perdagangan efek di pasar modal mulai hari ini, Senin (30/03/2020). Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Kepala Departemen P.
  • Senin, 23 Maret 2020 - 11:08:44 WIB

    Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasaman Merangkak Naik

    Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasaman Merangkak Naik PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Harga sejumlah kebutuhan harian terpantau mulai mengalami kenaikan pasca ditetapkannya status siaga virus corona di Kabupaten Pasaman..
  • Jumat, 13 Maret 2020 - 10:16:02 WIB

    Dampak Corona, Harga Nangka Muda Lebih Mahal Dari Ayam

    Dampak Corona, Harga Nangka Muda Lebih Mahal Dari Ayam JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketakutan akan virus corona dirasakan oleh seluruh masyarakat dunia. Sayangnya ada banyak kabar yang membuat orang salah paham, termasuk soal makanan..
  • Senin, 09 Maret 2020 - 18:28:06 WIB

    Fantastis..! Aset Sitaan dari Tersangka Jiwasraya Capai Rp13,7 Triliun

    Fantastis..! Aset Sitaan dari Tersangka Jiwasraya Capai Rp13,7 Triliun JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan nilai aset yang disita dari para tersangka tindak pidana korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mencapai Rp13,7 triliun. Nilai aset para tersangka ini masi.
  • Senin, 09 Maret 2020 - 01:53:07 WIB

    Wabah Corona Pangkas Investasi Global hingga 15 Persen

    Wabah Corona Pangkas Investasi Global hingga 15 Persen EKONOMI, HARIANHALUAN.COM -- Ekonom Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) memprediksi penurunan investasi langsung luar negeri atau foreign direct investment (FDI) hingga 15 persen secara global akibat wabah Virus Corona..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM