Gempa Mentawai 5,1 Tak Berpotensi Tsunami, Tapi..


Selasa, 25 Februari 2020 - 05:49:29 WIB
Gempa Mentawai 5,1 Tak Berpotensi Tsunami, Tapi.. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik pukup 03.59 WIB, Selasa (25/2/2020). Dilansir Harianhaluan.com dari grup resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), berdasarkan hasil analisisnya menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,1.

Selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=4,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1.88 LS dan 99.97 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 47 km arah Timur Laut Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 40 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault )," begitu tulis Rahmat.

Terkait dampaknya, Rahmat memaparkan, guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Siberut, Tua Pejat, Padang III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), Pesisir Selatan, Bukittinggi, Padang Panjang II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," jelas Rahmat.

Disamping itu, Rahmat menegaskan, berdasarkan hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) pada pukul 04.40 WIB.

Kendati demikian, Rahmat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," imbau Rahmat.

Kemudian, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (*)

loading...
 Editor : Milna
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]