Pilwana Pasaman, Lebih dari Lima Calon Wajib Ikuti Fit and Proper Test 


Selasa, 25 Februari 2020 - 17:45:48 WIB
Pilwana Pasaman, Lebih dari Lima Calon Wajib Ikuti Fit and Proper Test  Bupati Pasaman, Yusuf Lubis saat membuka seleksi calon walinagari untuk Pilwana serentak 2020 di STAI YDI Lubuksikaping.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Sebanyak 130 calon walinagari (Cawanag) jalani seleksi fit and propert tes di Kampus STAI YDI Lubuksikaping, Selasa (25/2). Mereka berasal dari 16 nagari dari total 24 nagari yang bakal menggelar Pilwana serentak pada 29 Maret 2020.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan, pelaksanaan Fit and Propert Test wajib dilaksanakan untuk mengukur kemampuan dari bakal calon walinagari yang ikut pada kontestasi pemilihan walinagari (Pilwana) serentak. "FPT ini bagian penting. Karena ini untuk melihat dan mengukur kemampuan dari para calon nagari dalam memimpin nagari dan masyarakatnya jika terpilih nanti," katanya

Bupati berpesan, menjadi walinagari jangan didasari aloakasi dana desa (ADD) untuk nagari saat ini besar. Akan tetapi seorang walinagari harus memiliki terobosan baru untuk dijadikan pedoman dalam pembangunan di nagari masing masing bisa lebih baik.  "Melalui ujian ini, semoga dapat menghasilkan pemimpin tangguh di nagari, yang siap menghadapi dinamika dan tantangan di pemerintahan nagari ke depan," katanya. 

Kepada tim penguji, Bupati mengharapkan dapat melakukan tugasnya secara profesional saat menguji para calon walinagari itu. "Tim penguji juga saya harapkan melaksanakan tugas secara profesional, sehingga dari FPT ini menghasilkan calon yang benar-benar layak untuk ditawarkan kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Kabupaten Pasaman Hasiholan Hutagalung menjelaskan, fit and propert tes pada pilwana kali ini seharusnya diikuti 131 peserta. Namun, saat pelaksanaan satu orang cawanag menyatakan mengundurkan diri. "FPT diikuti sebanyak 130 calon walinagari. Berasal dari 16 nagari di tujuh kecamatan. Adapun total nagari yang melaksanakan pilwana tahun ini sebanyak 24 nagari," katanya. 

Pemkab Pasaman, kata dia, menerapkan tes tambahan bagi bakal calon walinagari ini apabila jumlah pendaftar di suatu nagari lebih dari lima orang peserta. Hal itu, kata dia, diatur dalam Perda Nomor 1 tahun 2016 tentang Pilwana, sebagaimana telah diubah dengan Perda Nomor 3 Tahun 2019. Selain itu, juga mengacu pada Permendagri Nomor 112 Tahun 2014, perubahan Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 tentang Pemilihan Kepala Desa.

"Bagi nagari yang pendaftar calon walinagari lebih dari lima orang, maka diberlakukan uji kepatutan dan kelayakan. Tes tambahan itu untuk menentukan maksimal hanya ada lima calon walinagari yang ikut berkompetisi pada pilwana," katanya. (*) 

Reporter : Yudhi Lubis /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM