Terkait Korupsi di RSUD Adnan WD, Penyidik Temukan Indikasi Penghilangan Dokumen


Selasa, 25 Februari 2020 - 18:33:44 WIB
Terkait Korupsi di RSUD Adnan WD, Penyidik Temukan Indikasi Penghilangan Dokumen Pemeriksaan dokumen terkait korupsi di RSUD Adnan WD Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM -- Selama empat jam lebih, penyidik dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh melakukan penggeledahan di Rumah Sakit Umum Adnan WD Payakumbuh. Penggeledahan yang melibatkan belasan penyidik itu, dilakukan dari pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Sejumlah ruangan dimasuki satuan khusus pemberantasan korupsi tersebut. "Penggeledahan terkait dugaan korupsi pada kegiatan incenerator pada tahun 2015 dan 2016," tegas Satria Lerino, Koordinator Penggeledahan sekaligus Kepala Seksi Tindakan Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Payakumbuh.

Dari hasil penggeledahan itu, penyidik menyita sejumlah dokumen penting terkait kegiatan incenerator RSUD Adnan WD Payakumbuh. "Ada puluhan dokumen yang kita sita. Ini untuk penyelidikan lebih lanjut," terangnya lagi.

Sedangkan, Ketua Penggeledahan sekaligus Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Payakumbuh Robi Prasetya mengungkapkan, adanya indikasi menghilangkan sejumlah dokumen yang diduga dilakukan pihak rumah sakit. Hal itu berdasarkan adanya dokumen yang diperlukan penyidik tetapi tidak ditemukan saat penggeledahan berlangsung.

"Ada dokumen dan data yang belum kita temukan. Indikasinya ya seperti dihilangkan," tegas Robi Prasetya. 

Meski belum diberikan pihak rumah sakit, terangnya, penyidik terus menagih dokumen yang diminta dalam waktu dekat. "Dokumen yang hilang ini sangat penting karena itu harus ada. Dan kita minta ke petugas rumah sakit untuk diserahkan secepatnya. Ini sudah kita wanti-wanti juga," tegasnya.

Terkait penggeledahan, Direktur RSUD Adnan Wd tersebut mengakui tidak sampai mengganggu ke pelayanan di rumah sakit. Sementara, Direktur RSUD Adnan Wd Payakumbuh, dr.Efrizal Naldi tidak mengetahui pasti terhadap dokumen yang hilang. "Soal dokumen yang hilang, kita tidak mengetahui pasti. Apakah memang hilang atau sudah diserahkan ke pihak yang lain," ungkap dr. Efrizal Naldi. (*)

Reporter : Dadang /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM