Pasaman Kekurangan Tenaga Penyuluh Kehutanan


Rabu, 26 Februari 2020 - 14:26:52 WIB
Pasaman Kekurangan Tenaga Penyuluh Kehutanan Yandesman

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kepala Unit Pelaksanan Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pemangkuan Hutan Lindung (KPHL) Pasaman Raya, Yandesman mengatakan, ketersediaan tenaga penyuluh kehutanan di Kabupaten Pasaman sangat minim, jika dibandingkan dengan areal wilayah hutan kawasan dalam gugus tugas institusinya yang tersebar di 12 kecamatan daerah itu.

"Hingga saat ini personel yang tersedia hanya berjumlah 3 orang untuk tenaga penyuluh, seluruhnya harus kami maksimalkan untuk memberikan bimbingan ke seluruh wilayah yang berada atau berbatasan langsung dengan wilayah hutan kawasan," kata dia, di Lubuksikaping, Rabu (26/02).

Ia mengungkapkan, dari total wilayah 200 ribu hektare lebih di Pasaman, terdapat sekitar 30 ribu lebih hutan berstatus kawasan lindung dan lain sebagainya, dengan sebaran meliputi hampir seluruh wilayah kecamatan dengan kekuatan personel keseluruhan selain tenaga penyuluh, meliputi 9 orang polisi hutan dan tidak memiliki petugas berstatus Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Itu artinya, lanjut dia, potensi konflik antara pemerintah dan masyarakat terkait pemanfaatan hutan dinilai cukup tinggi sehingga membutuhkan keseriusan semua pihak dalam mengantisipasinya, disamping meningkatkan kesadaran bagi kelompok masyarakat agar tetap menjaga kelestarian hutannya secara swadaya serta melaporkan setiap kejadian dugaan pemanfaatan hasil hutan secara liar dan tidak memberi ruang bagi praktik penambangan liar dalam kawasan hutan, dan atau kawasan lain yang tidak dibenarkan oleh undang-undang, baik secara lingkungan maupun aspek legal formal dari kegiatan dimaksud.

"Salah satu yang sudah kami upayakan adalah dengan membentuk kelompok perhutanan sosial dengan skema Hutan Kemasyarakatan dalam bentuk pemanfaatan hutan kawasan dan pemanfaatan hasil hutan non kayu dan Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN) yang salah satunya seperti dilakukan oleh pihak Pemerintahan Nagari Padang Gelugur berbentuk jasa lingkungan dengan mengembangkan kawasan Hutan Ekowisata di kawasan Bukik Kumoyen dan kawasan Hutan Nagari Sinuruik di Kabupaten Pasaman Barat," jelasnya.

Terkait kondisi terakhir berdasarkan data yang pihaknya himpun, terdapat asumsi tentang kondisi kerusakan hutan sangat kritis sudah mencapai 13 ribu hektare lebih dan kerusakan hutan kritis seluas 14 ribu hektare lebih.

"Kerusakan tersebut sebagian besarnya sudah menunjukkan penyimpangan gejala alam dengan ditandai banyaknya peristiwa banjir dan tanah bergerak," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda asal Nagari Simpang Tonang,Kecamatan Duakoto, Yudasri Lubis, mengatakan sejauh ini informasi tentang pemanfaatan hutan oleh masyarakat, sangat minim diketahui akibat kurangnya sosialisasi terkait hal tersebut.

"Kondisi itu diperparah dengan semakin maraknya penebangan kayu secara liar dan melakukan penambangan emas secara membabi buta, tanpa mempertimbangkan aspek lingkungan masyarakat sekitar kawasan," ungkapnya.

Ia bersama warga lainnya berharap, penegakan hukum terkait pelanggaran undang - undang kehutanan dan undang - undang terkait mineral dan pertambangan bisa benar - benar dilaksanakan secara tertib dan taat azas.

"Praktik seperti itu hanya akan menguntungkan sebagian kecil individu dan kelompok, namun memiliki dampak negatif yang besar terhadap kelangsungan hidup manusia dan ekosistem hutan lainnya," tegas dia. (h/*)

 

Reporter : Rully Firmansyah /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 06 April 2020 - 13:46:47 WIB

    Seorang PDP Asal Pasaman Terkonfirmasi Positif Corona

    Seorang PDP Asal Pasaman Terkonfirmasi Positif Corona PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pasaman mengkonfirmasi salah seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal daerah itu positif terjangkit virus pandemi dunia tersebut. PDP berinisial Y itu beru.
  • Jumat, 03 April 2020 - 17:13:01 WIB

    Anggota DPRD Pasaman Sumbang APD untuk Tenaga Medis

    Anggota DPRD Pasaman Sumbang APD untuk Tenaga Medis PASAMAN,HARIANHALUAN.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman, dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Welly Suhery, menyumbangkan sebanyak 10 set Alat Pelindung Diri(APD) untuk dimanfaatkan petuga.
  • Jumat, 03 April 2020 - 15:50:46 WIB

    Gugus Tugas Covid-19 Pasaman Minta Provider Seluler Benahi Jaringan Internet

    Gugus Tugas Covid-19 Pasaman Minta Provider Seluler Benahi Jaringan Internet PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, meminta pihak layanan provider jaringan seluler agar segera menyediakan fasilitas internet di posko perbatasan daerah itu..
  • Kamis, 02 April 2020 - 23:35:38 WIB

    Miris, Pos Perbatasan Pemantauan Covid-19 Pasaman Minim Fasilitas

    Miris, Pos Perbatasan Pemantauan Covid-19 Pasaman Minim Fasilitas PASAMAN,HARIANHALUAN.COM - Pos pemantauan penyebaran virus pandemi Covid-19 untuk wilayah batas provinsi Sumatera Barat dengan wilayah provinsi tetangga, terpantau tidak memenuhi standar kelengkapan protokol penanganan penyeb.
  • Kamis, 02 April 2020 - 23:19:20 WIB

    Kapolres Pasaman Pantau Posko Perbatasan Pemantauan Corona

    Kapolres Pasaman Pantau Posko Perbatasan Pemantauan Corona PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kepala Polisi Resor (Kapolres) Pasaman, Sumatera Barat, meninjau kesiapsiagaan petugas posko penanganan Covid-19 yang berada dikawasan pintu gerbang perbatasan provinsi itu dengan Provinsi Sumatera.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM