Diduga Jual Beli Perkara, Tiga Hakim PN Bukittinggi Dilaporkan ke Komisi Yudisial


Rabu, 26 Februari 2020 - 19:26:29 WIB
Diduga Jual Beli Perkara, Tiga Hakim PN Bukittinggi Dilaporkan ke Komisi Yudisial Ketua Peradi Cabang Bukittinggi Iskandar Khalil

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM -- Ketua Perhimpunan Advokat Seluruh Indonesia (Peradi) Cabang Bukittinggi melaporkan tiga hakim Pengadilan Negeri Bukittinggi ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) karena diduga melanggar kode etik. 

Ketua Peradi Cabang Bukittinggi Iskandar Khalil mengatakan, ketiga hakim Pengadilan Negeri Bukittinggi itu dilaporkan karena diduga melakukan praktek jual beli perkara dan sogok menyogok. Namun, dia belum mau menyebutkan ketiga nama hakim itu karena telah masuk ke ranah materi.

"Tanggal 20 Februari lalu, kami telah membuat laporan awal yang dilengkapi bukti bukti pendukung ke KY dan MA serta ditembuskan ke KPK, Inspektorat MA, Pengadilan Tinggi Sumbar. Jika dalam waktu 2 bulan laporan kami ini tidak ditanggapi oleh KY dan MA, maka kami akan melakukan ekspos besar besaran melalui media massa," kata Iskandar kepada Haluan di kantornya, Rabu (26/2).

Profesi pengacara, jelasnya, selain sebagai penegak hukum juga sebagai pengawas baik di internal pengacara sendiri maupun eksternal seperti Hakim, Jaksa dan Polisi. "Dugaan kasus ini telah kita pelajari dan kita pancing, ada juga makelarnya. Kasusnya ada kasus pidana dan perdata. Kalau kasus pidana dilihat dari besar kecilnya hukumannya, sedangkan kasus perdata dilihat dari besar kecilnya perkara," ulasnya.

Dia berharap laporan itu cepat ditanggapi oleh pihak KY dan MA karena menyangkut keadilan masyarakat dalam menegakkan supremasi hukum. "Kita juga menolak ketiga hakim itu, menjadi hakim pada perkara yang kita tangani di Pengadilan Negeri Bukittinggi. Untuk itu, kita akan mengirimkan surat kepada Ketua Pengadilan  agar ketiga hakim itu tidak menanggani perkara kita," ungkapnya.

Terpisah, Humas Pengadilan Negeri Bukittinggi Munawwar Hamidi membenarkan telah mengetahui dan menerima pengaduan dari Iskandar Khalil. Menururnya, MA setelah menerima laporan akan melakukan verifikasi, dari hasil verifikasi itu apakah laporan akan ditinjak lanjuti oleh Badan Pengawas (Bawas) MA atau ditindak lanjuti melalui hakim pengawas tinggi daerah untuk melakukan pengawasan atau dilakukan penelitian lebih lanjut atau bisa jadi tidak ditindak lanjuti sama sekali.

"Jadi kita di Pengadilan Negeri Bukittinggi saat ini masih menunggu intruksi dari Bawas MA," kata Munawwar Hamidi kepada Haluan di Pengadilan Negeri Bukittinggi.

Dia menambahkan, selama ini laporan masyarakat di seluruh Indonesia ke Bawas MA mencapai ratusan hingga ribuan, namun sebagian dari laporan itu tidak bisa ditindak lanjuti karena tidak didukung oleh bukti yang kuat.

"Laporan ini sebagai bentuk kritik dari masyarakat dan pengawasan terhadap kinerja pengadilan, kita hargai itu. Namun jika terbukti nantinya akan menjadi koreksi bagi kita dalam upaya membangun pelayanan terbaik bagi masyarakat," ungkapnya. (*)

Reporter : Yursil Masri /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 18 Maret 2020 - 13:15:00 WIB

    DPRD Payakumbuh Tinjau Proyek Pembangunan Gor yang Diduga Bermasalah

    DPRD Payakumbuh Tinjau Proyek Pembangunan Gor yang Diduga Bermasalah PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM -- Tiga proyek pembangunan gedung yang diduga bermasalah, karena tidak rampung dikerjakan pihak rekanan sampai batas waktu kontrak yakni, proyek pembangunan Kantor Camat Payakumbuh Utara, proyek p.
  • Kamis, 13 Februari 2020 - 18:22:29 WIB

    Diduga Menyalahi Aturan Toko Disegel di Payakumbuh

    Diduga Menyalahi Aturan Toko Disegel di Payakumbuh PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM -- Diduga menyalahi aturan Toko satu lantai yang baru selesai dibangun, di RW 2 Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB) disegel Tim Penertiban Bangunan Kota Payakumbuh. Hal itu dilakukan dalam rangka m.
  • Rabu, 12 Februari 2020 - 14:22:24 WIB

    Diduga Hasil Curian, Mobil Ini ditingalkan di Jalinsum Muarokalaban

    Diduga Hasil Curian, Mobil Ini ditingalkan di Jalinsum Muarokalaban SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM -- Sebuah Mobil pickup merek Mitsubishi L300 berhasil diamankan jajaran Polsek Muarokalaban Resor Sawahlunto, Selasa (11/2/2020) dini hari. Diduga kehabisan bahan bakar, mobil hasil curian itu dit.
  • Selasa, 18 April 2017 - 08:50:51 WIB

    Meradang, Bupati Pessel Tangkap Kadisnya yang Diduga Pungli

    Meradang, Bupati Pessel Tangkap Kadisnya yang Diduga Pungli PAINAN, —Meski pemerintah sudah membentuk Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli). Namun, aksi ilegal itu masih terjadi, bahkan di Kabupaten Pesisir Selatan, bupatinya menangkap langsung oknum kadis.
  • Senin, 06 Maret 2017 - 11:16:51 WIB

    Banjir dan Longsor Diduga Dipicu Akitivitas Tambang

    Banjir dan Longsor Diduga Dipicu  Akitivitas Tambang LIMAPULUH KOTA, HALUAN--Bencana banjir dan tanah Longsor yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (3/3), selain akibat curah hujan yang cukup pada Kamis (2/3), tetapi disinyalir akibat aktivitas tambang. Sehingga menyebab.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM