Guru Tersangka Digunduli, Pakar Pendidikan: Merontokan Moral Para Guru!


Kamis, 27 Februari 2020 - 02:25:28 WIB
Guru Tersangka Digunduli, Pakar Pendidikan: Merontokan Moral Para Guru! Tiga tersangka Guru pe,bina pramuka dalam kasus tragedi Susur Sungai. (foto kompas.com)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Sebelumnya, telah ditetapkan tiga tersangka dalam tragedi susur sungai yang menyebabkan 10 siswa SMPN 1 Turi meninggal. Kemudian, tiga guru tersebut terlihat digunduli dan berjalan tanpa alas kaki saat digiring polisi.

Pakar Pendidikan Prof Edy Suandi Hamid menyayangkan tindakan aparat kepolisian yang membotaki rambut tiga guru pembina Pramuka SMPN 1 Turi, Sleman yang ditetapkan sebagai tersangka insiden susur sungai.

Baca Juga : Hasil SPAN-PTKIN 2021 Telah Diumumkan, Yuk Cek di Sini!

Mantan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) menilai berlebihan tindakan penggundulan tiga guru itu dari sisi edukasi.

"Sesuatu yang berlebihan. Apalagi mereka bukanlah melakukan kejahatan yang disengaja. Melainkan kecerobohan, yang berakibat meninggalnya 10 siswa SMP itu," ujar mantan Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) ini, Rabu (26/2/2020).

Baca Juga : Empat Gedung SMP Baru akan Dibangun Pemko Tahun Ini

Apalagi kata dia, tiga guru itu sudah menyesali perbuatannya, dan siap menanggung akibat hukumnya.

"Penggundulan itu sudah merontokkan moral para guru yang sebetulnya masih dihormati para muridnya," jelas Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta ini.

Baca Juga : Guru Besar PNP: Ketidakadilan dan Beda Perlakuan Pemicu jadi Pendidik

Selain itu kata dia, tidak ada juga tanda-tanda tiga guru tersebut akan melakukan perlawanan atau tidak menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Kelalaian tiga guru itu, kata dia, memang menyebabkan nyawa melayang.

Baca Juga : Banyak Lulusan Perguruan Thawalib Diterima di PTN Islam

Namun dia tegaskan, tetap saja kesalahan yang mereka lakukan itu tidak lebih buruk dibandingkan koruptor yang menyalahgunakan kekuasaan yang merugikan masyarakat.

"Koruptor saja masih bisa bergaya, yang ini digunduli. Ini bukan saja berpengaruh pada jiwa mereka, tetapi keluarga, anak istri mereka yang dampak lanjutannya pasti merugikan," tegasnya. (*)

Editor : Dodi | Sumber : intisari.id
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]