Dugaan Korupsi Incenerator di Payakumbuh, Penyidik Sudah Panggil 15 Saksi


Kamis, 27 Februari 2020 - 10:00:08 WIB
Dugaan Korupsi Incenerator di Payakumbuh, Penyidik Sudah Panggil 15 Saksi Penggeledahan RSUD Adnan WD Payakumbuh dilakukan pada Selasa (25/2) sekitar pukul 11.00 wib

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - Sebelum dilakukan penggeledahan Rumah Sakit Umum Daerah Adnan WD Kota Payakumbuh, ternyata penyidik sudah memanggil sejumlah saksi terkait dugaan korupsi pengadaan incenerator. Hal itu dibenarkan Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Suwarsono melalui Kepala Seksi Intelijen Robi Prasetya di kantor Kejaksaan Negeri Payakumbuh baru-baru ini.

"Sudah ada yang dipanggil dan dimintai keterangannya. Ada sekitar 15 orang dari pihak rumah sakit," terang Robi. Tetapi, mantan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti itu, belum merinci secara detail siapa-siapa saja yang sudah dimintai keterangannya terkait dugaan proyek incenerator tersebut.

Sementara Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Satria Lerino menegaskan, akan memanggil kembali pihak-pihak yang terkait dengan proyek incenerator RSUD Adnan WD tersebut. Yaitu pihak yang dari awal perencanaan hingga gagalnya difungsikan proyek bernilai miliaran rupiah tersebut.

"Data dan dokumen yang kita butuhkan, sudah dikantongi dan langsung kita tindak lanjuti untuk nanti kita tentukan langkah selanjutnya. Tentu dalam hal ini juga, jaksa penyidik akan langsung melakukan pemanggilan kembali terhadap pihak-pihak terkait. Semoga ke depan, masyarakat bisa kita berikan kepastian hukum terhadap kasus ini," tegas Satria Lerino.

Penggeledahan RSUD Adnan WD Payakumbuh dilakukan pada Selasa (25/2) sekitar pukul 11.00 Wib. Penggeledahan selama 3 jam lebih itu,  melibatkan belasan penyidik untuk mencari dokumen penting proyek incenerator. Sejumlah ruangan rumah sakit itu dimasuki penyidik, yakni ruangan arsib dan ruangan direktur.

Penggeledahan yang berakhir pukul 15. 00 Wib itu, penyidik berompi tim khusus pemberantasan korupsi tersebut menyita puluhan dokumen dan data-data dari tahun 2015 dan 2016. (*)

Reporter : Dadang Esmana /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 28 Februari 2020 - 14:19:24 WIB

    Kasus Dugaan Mark Up Tiket Perjalanan Dinas di Pariaman Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

    Kasus Dugaan Mark Up Tiket Perjalanan Dinas di Pariaman Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman menuntaskan kasus dugaan mark up tiket perjalanan dinas anggota DPRD Padang Pariaman tahun anggaran 2012-2013. Dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan T.
  • Rabu, 07 Agustus 2019 - 22:59:35 WIB

    Berhati Mulia, drg Romi Maafkan drg Lili Meski Dugaan Telah Dicurangi

    Berhati Mulia, drg Romi Maafkan drg Lili Meski Dugaan Telah Dicurangi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Dengan besar hati, Dokter gigi (drg) Romi Syofpa Ismael telah memaafkan drg. Lili Suryani, rekan seprofesinya. Drg Lili merupakan teman sama-sama CPNS yang telah memberikan data terkait kondisi d.
  • Senin, 30 Januari 2017 - 20:52:31 WIB

    Dugaan SPj Fiktif di Dinas PUPR, DPRD Sumbar Bakal Bentuk Pansus

    Dugaan SPj Fiktif di Dinas PUPR, DPRD Sumbar Bakal Bentuk Pansus PADANG, HALUAN—Wacana membentuk Pansus untuk menelusuri penyalahgunaan miliaran anggaran yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumbar menguap di kalangan DPRD Sumbar. .
  • Selasa, 24 Januari 2017 - 10:28:04 WIB

    Berkas Dugaan Pungli Disnak Belum Lengkap

    PADANG, HALUAN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar masih terus berupaya melengkapi berkas kasus dugaan pungutan liar (pungli) oleh oknum pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar. Hingga saat ini, penyidik masih bolak-b.
  • Rabu, 14 Desember 2016 - 01:07:00 WIB

    Dugaan Penghinaan KAN Air Haji Bermuara ke Polisi

    PAINAN, HALUAN — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Air Haji, Keca­matan Linggo Saribaganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kamis (8/12) resmi melaporkan Dedi Asmara Cs kepada Kepolisian Resor (Polres) Pesisir Selatan setemp.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM