Badan Ketahanan Pangan Ajukan Impor Gula Pasir 130 Ribu Ton


Jumat, 28 Februari 2020 - 03:18:28 WIB
Badan Ketahanan Pangan Ajukan Impor Gula Pasir 130 Ribu Ton ilustrasi gula impor

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM  -- Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan impor gula pasir konsumsi atau Gula Kristal Putih (GKP) sebesar 130 ribu ton. Rencananya, impor dilakukan melalui kesepakatan dagang atau barter produk kelapa sawit dengan India.

Kepala BKP Agung Hendriadi mengungkap pengajuan impor tersebut dilakukan untuk menjaga stok dalam negeri. Sebab, masa giling tebu terlambat pada tahun ini. Sebagai catatan, masa giling tebu biasanya dilakukan pada Mei. Sementara, tahun ini baru akan dilakukan pada Juni atau Juli karena kemarau menyebabkan masa tanam mundur.

"Kami sudah mengajukan impor baru sebesar 130 ribu ton dari India. Kami barter dengan akses sawit," jelasnya pada Kamis (27/2).

Usulan tersebut, sambungnya, baru akan dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) pada Mei 2020 mendatang. Terkait stok GKP jelang ramadan dan lebaran, Agung memastikan masih stabil. Berdasarkan data Kamar Dagang Indonesia (Kadin), gula pasir merupakan komoditas yang kebutuhannya belum dapat dipenuhi produksi dalam negeri alias sebagian masih impor.

Ketua Komite Tetap Kadin Indonesia Franciscus Welirang menyebut kegagalan tersebut disebabkan oleh sasaran kebijakan ketahanan pangan pemerintah yang tidak fokus. Franciscus berharap pemerintah tak hanya menyalahkan iklim sebagai faktor penghambat namun juga dapat menghasilkan kebijakan yang dapat menopang ketersediaan komoditas gula pasir.

Menurut ia, pemerintah patut belajar dari negara luar seperti Australia yang berhasil keluar dari jeratan impor. Sebagai catatan, Australia beberapa waktu lalu masih bergantung pada impor gandum tetapi kini telah mampu mengekspor ke negara lain.

Sebelumnya, wacana dibukanya keran impor gula konsumsi sebanyak 200 ribu ton diungkapkan oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Dia mengatakan kajian dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.

"Semua itu kan berdasarkan rakortas, jadi sesuai rakortas nanti dikeluarkan. Kami tidak serta merta keluarkan (izin) karena harus ada koordinasi dengan kementerian lain supaya akurasinya tepat sasaran," ungkap Agus, Rabu (19/2).

Dia meyakinkan petani tidak akan diganggu impor gula konsumsi. Untuk itu, Agus bakal memastikan harga jual gula impor tak akan lebih murah dari harga produksi lokal. (*)

 Sumber : CNN Indonesia /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 28 Februari 2020 - 21:06:17 WIB

    Jokowi Ngaku Ditawari Obat Penggemuk Badan, Netizen: Yang Penting Sehat

    Jokowi Ngaku Ditawari Obat Penggemuk Badan, Netizen: Yang Penting Sehat JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sering ditawari obat penggemuk badan oleh penjual online yang "mampir" di akun Instagramnya. Dia mengganggap hal itu bagian dari kreativitas masyarakat di era .
  • Rabu, 22 Januari 2020 - 15:40:33 WIB

    Pelajar Bunuh Begal, Ombudsman: Polisi-Jaksa Buang Badan

    Pelajar Bunuh Begal, Ombudsman: Polisi-Jaksa Buang Badan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM  -- Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala mengatakan, penegak hukum kepolisian terkesan buang badan ketika bertemu kasus seperti pelajar bunuh begal yang terjadi beberapa waktu lalu..
  • Selasa, 24 Desember 2019 - 18:26:13 WIB

    Badan MTN Siap Jaring Talenta Muda Indonesia

    Badan MTN Siap Jaring Talenta Muda Indonesia JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyampaikan pemerintah serius membentuk Badan Manajemen Talenta Nasional (MTN). Saat ini, pemerintah tengah menggodok design besar pembentukan MTN untuk mengelo.
  • Rabu, 30 Oktober 2019 - 07:05:17 WIB

    Wah..! Projo Siap Pasang Badan untuk Prabowo

    Wah..! Projo Siap Pasang Badan untuk Prabowo JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi menegaskan pihaknya akan ikut serta mengawal penyaluran dana desa agar tepat sasaran. Ia mengakui setidaknya dalam lima tahun terakhir telah .
  • Rabu, 31 Januari 2018 - 20:58:19 WIB

    Badan Bahasa Fasilitasi Polemik Puisi Esai, Denny J.A. Tak Mau Hadir

    Badan Bahasa Fasilitasi Polemik Puisi Esai, Denny J.A. Tak Mau Hadir PADANG, HARIANHALUAN.COM—Guru Besar Fakultas Sastra Universitas Gajah Mada, Prof. Dr. Faruk Tripoli, menyarankan Badan Bahasa sebagai lembaga negara yang mengurus bahasa dan sastra untuk memfasilitasi pertemuan antara dua k.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM