Kasus Dugaan Mark Up Tiket Perjalanan Dinas di Pariaman Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor


Jumat, 28 Februari 2020 - 14:19:24 WIB
Kasus Dugaan Mark Up Tiket Perjalanan Dinas di Pariaman Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Efrianto

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman menuntaskan kasus dugaan mark up tiket perjalanan dinas anggota DPRD Padang Pariaman tahun anggaran 2012-2013. Dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang.

"Kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap (P21) dan penyidik juga telah melimpahkan tahap II (Penyerahan bukti dan tersangka), pada tanggal 10 Februari kemarin," kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pariaman, Efrianto di Pariaman, Jumat (28/2).


Tidak hanya itu, pihak kejaksaan saat ini juga telah merampungkan berkas dakwaan dan sudah siap untuk menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Padang guna pembuktian dalam perkara tersebut.

"Kalau tidak bisa dalam minggu ini, insyallah minggu depan sudah kita daftar ke pengadilan Tipikor Padang," ujarnya.

Efrianto menyebutkan, dalam kasus ini ada dua tersangka dalam satu perkara tersebut,  yaitu ND yang merupakan mantan anggota DPRD Padang Pariaman dan pihak ke tiga (rekanan) yang merupakan calo tiket berinisial SL.

"Untuk saat ini tersangkanya masih dua orang, satu mantan anggota DPRD Padang Pariaman dan tekanan. Berdasarkan saran dari penyidik kami tidak melakukan penahanan terhadap dua orang tesangka, karena selama proses selama ini para tersangka boleh dikatakan kooperatif," katanya.

Ia menyampaikan berdasarkan penghitungan yang dilakukan oleh yang dilakukan BPK dalam kasus menyebabkan negara dirugikan sebesar sekitar Rp700 juta. "Kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta berdasarkan audit yang dilakukan BPK RI Sumbar," katanya.


Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan mark up tiket pesawat perjalanan dinas yang terjadi di DPRD Kabupaten Padangpariaman tahun anggaran 2012-2013.

Penetapan keduanya sebagai tersangka dilakukan pada 8 Mei 2019 yang lalu. 

Kedua tersangka yakni NDN dan RT. NDN merupakan anggota DPRD Kabupaten Padangpariaman perempuan periode 2014-2019. Sementara RT merupakan agen penjual tiket pesawat.(*).

loading...
Reporter : Yuhendra /  Editor : NOVA
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]