Jokowi Ngaku Ditawari Obat Penggemuk Badan, Netizen: Yang Penting Sehat


Jumat, 28 Februari 2020 - 21:06:17 WIB
Jokowi Ngaku Ditawari Obat Penggemuk Badan, Netizen: Yang Penting Sehat Presiden RI, Joko Widodo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sering ditawari obat penggemuk badan oleh penjual online yang "mampir" di akun Instagramnya. Dia mengganggap hal itu bagian dari kreativitas masyarakat di era digital. Apalagi, Indonesia adalah negara dengan nilai ekonomi digital terbesar di ASEAN.

"Di media sosial banyak lapak penjual produk kebutuhan sehari-hari. Di Instagram saya sendiri banyak iklan obat penggemuk badan. Ditujukan ke saya?" tulis Jokowi melalui akun Twitternya, @jokowi, Kamis 27 Februari 2020.

Baca Juga : Pekan Depan, Kemendagri Panggil Ulang Sandi Damkar 'Pembongkar Korupsi'

"Itulah kreativitas masyarakat kita di era digital. Indonesia adalah negara dengan nilai ekonomi digital terbesar di kawasan ASEAN," sambung Jokowi.

Kicauan Jokowi mengundang komentar pengguna media sosial atau netizen. Hingga berita ini ditulis cuitan Jokowi sudah disukai 6.300 orang dan di-retweet 713 orang.

Baca Juga : Gaji Karyawan Pertamina Tertinggi dari Semua BUMN di Indonesia, Benarkah?

Selain kritik, adapula komentar-komentar kocak diberikan netizen. Salah satunya pemilik akun @heniunique. "Saya pengin stay slim kayak bapak. Slim but strong," cuitnya.

Komentar diberikan pemilik akun @Ganditaba. Menurut dia, gemuk tidak penting. Yang terpenting adalah sehat.

Baca Juga : BPOM Tetap tak Restui Vaksin Nusantara, Ternyata Ini Penyebabnya

"Tak perlu gemuk yang penting sehat, apalagi bapak suka minum jamu tradisional, ayo pak seponsori lagi minum jamu tradisional untuk Indonesia sehat," cuitnya. (h/*)
 

Editor : Heldi | Sumber : Warta Ekonomi

BERITA TERKINI Index »

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]