Suami di Nias Selatan Tusuk Kemaluan Istri Pakai Kayu hingga Perdarahan


Jumat, 28 Februari 2020 - 21:23:19 WIB
Suami di Nias Selatan Tusuk Kemaluan Istri Pakai Kayu hingga Perdarahan Seorang suami berinisial FDH di Desa Amuri, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, ditangkap polisi karena menganiaya istrinya sendiri berinisial AB. [MedanHeadlines]

NIAS, HARIANHALUAN.COM - Seorang suami berinisial FDH di Desa Amuri, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, ditangkap polisi karena menganiaya istrinya sendiri berinisial AB.

FDH ditangkap setelah memukul dan menusuk kemaluan istrinya sendiri menggunakan kayu. Alhasil, perempuan berusia 27 tahun mengalami perdarahan.

Baca Juga : Gegara Kerap Marahi Ibu, Pemuda Ini Tega Bacok Ayah Kandungnya Hingga Tewas

“Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Sabtu, 4 Januari 2020,” kata Kapolres Nias Selatan Ajun Komisaris Besar I Gede Nakti seperti dilansir dari  Suara.com, Jumat (28/2/2020).

Nakti mengatakan, kasus ini berawal saat pelaku pulang ke rumah sekitar pukul 01.00 WIB. Dia langsung menuding sang istri selingkuh.

Baca Juga : Mengaku Bunuh Istrinya tapi Jasad yang Ditemukan Berusia 1.600 Tahun

Namun korban AB membantah. Pelaku memaksa AB untuk mengakuinya dan mengancam memakai sebilah pisau.

“Kubunuh kau kalau kau tidak jujur,” kata Nakti menirukan ancaman FDH kepada AB.

Baca Juga : Operasi Keselamatan Digelar Selama 14 Hari

Pelaku kemudian menarik wanita itu ke samping tempat tidur dan melecehkannya. Dia juga menelepon keluarga sang istri untuk datang.

AB lalu ditarik ke dapur. Saat itu dia menendang paha istrinya. Perempuan itu mencoba melarikan diri, namun FDH menangkapnya di depan rumah.

Baca Juga : Kampung Bahari Nusantara Diresmikan Danlanal Ranai

Di sana dia kembali menendangi paha istrinya sebelum diseret ke dalam rumah dan diikat di dapur. Pria itu kemudian mengambil sepotong kayu dan menusuk kemaluan istrinya.

Akibat perbuatan FDH, AB kesakitan. Dia juga mengalami masalah psikis. Perempuan ini kemudian melaporkan tindakan suaminya ke Mapolres Nias Selatan. Namun, FDH melarikan diri.

“Kami berhasil meringkusnya pada 16 Februari lalu,” sebut Nakti.

Kekinian, pelaku sudah berada di sel tahanan Polres Nias Selatan. Dia dijerat memakai Pasal 44 Ayat (1) UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. (h/*)

Editor : Heldi | Sumber : suara.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]