Wah..! Gara-gara Corona, Influencer 'Untung' Rp72 Miliar


Sabtu, 29 Februari 2020 - 18:20:04 WIB
Wah..! Gara-gara Corona, Influencer 'Untung' Rp72 Miliar Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - WHO telah memperingatkan agar jangan sampai ada negara yang membuat "kesalahan fatal" dengan menganggap negaranya akan terhindar dari penyebaran virus corona. Lantas apa persiapan Indonesia?

"Tidak boleh ada negara yang berasumsi bahwa mereka tidak akan punya kasus. Asumsi ini jelas-jelas akan jadi kesalahan fatal," ujar Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, kemarin (27/02).

Baca Juga : Silaturahmi Virtual dengan Wapres, Jokowi Curhat tak Bersama Anak-Cucu Saat Lebaran

WHO menyebutkan 459 kasus baru virus corona dilaporkan terjadi di 37 negara di luar China dalam 24 jam, hingga hari Rabu (26/02).

Dengan demikian, menurut data WHO, sampai saat ini tercatat hampir 80 ribu kasus infeksi di China dan 44 negara lainnya, yang telah menyebabkan lebih dari 2.700 kematian.

Baca Juga : Sebanyak 1,5 Juta Orang Telah Mudik ke Jawa, Larangan Mudik tak Mempan?

Dari jumlah tersebut, kasus infeksi yang terjadi di luar China berjumlah sekitar 3.500 kasus infeksi dan 54 kematian.

Di saat negara lain kini sudah merespon peringatan WHO mengenai kemungkinan datangnya pandemi Virus Corona, Indonesia tampaknya masih percaya diri akan tetap imun.

Bahkan, sejumlah media di Indonesia melaporkan jika Pemerintahan Joko Widodo tampaknya lebih menaruh perhatian pada upaya "memerangi hoaks" yang banyak beredar di media sosial pada awal-awal merebaknya virus ini.

Upaya menjaga sektor pariwisata

Salah satu strategi yang diluncurkan Pemerintahan Jokowi untuk mengatasi dampak menyebarnya virus corona, terutama pada sektor pariwisata.

"Ada anggaran promosi sebesar Rp 103 miliar, juga untuk kegiatan turisme Rp 25 miliar," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Dan untuk influencer sebanyak Rp 72 miliar," tambahnya, Selasa kemarin (25/2).

Tidak dijelaskan mengapa pemerintah RI mengalokasikan dana untuk para influencer, bukan lembaga resmi, dan apakah praktek seperti itu sudah lazim dilakukan oleh Pemerintahan Jokowi.

Menko Airlangga menjelaskan, akan ada pula insentif bagi turis asing yang ingin berwisata ke Indonesia sebesar Rp 298,5 miliar yang dialokasikan untuk maskapai penerbangan serta Rp 98,5 miliar diskon untuk agen perjalanan.

Menurutnya, harga tiket pesawat untuk 10 destinasi wisata pun turut didiskon sebesar 20 persen selama 3 bulan ke depan,dengan nilai sekitar Rp 265,6 miliar.

Berbagai langkah lainnya juga disiapkan untuk menjaga sektor pariwisata tetap bergerak yaitu diskon harga bahan bakar pesawat senilai Rp 265,5 miliar, dana alokasi khusus untuk 10 destinasi sebesar Rp 147,7 miliar, serta menghapuskan pajak hotel dan restoran di 10 destinasi.

Penghasilan pemerintah daerah yang terdampak dari berkurangnya turis juga akan ditanggung sekitar Rp 3,3 triliun.(*)

Editor : NOVA | Sumber : vivanews.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]