Kim Jong-un Ancam Pejabat Bila Gagal Cegah Virus Corona


Sabtu, 29 Februari 2020 - 19:02:04 WIB
Kim Jong-un Ancam Pejabat Bila Gagal Cegah Virus Corona Kim Jong-un

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Korea Utara Kim Jong-un mengancam para pejabat tinggi partai akan mendapat konsekuensi serius apabila virus corona masuk ke negara tersebut.

Kim mengeluarkan peringatan itu pada pertemuan Partai Buruh baru-baru ini. Menurutnya mencegah virus corona adalah hal penting untuk melindungi warga negara, sehingga  memerlukan kedisiplinan tinggi.

"Jika penyakit menular itu masuk ke Korea Utara dan tidak terkendali, akan ada konsekuensi serius," kata Kim melalui Kantor berita resmi Korea (KCNA) dan dikutip melalui AFP, Sabtu (29/2).

Korea Utara dikenal sebagai negara yang fasilitas kesehatannya buruk. Pemerintah pun telah menutup sejumlah wilayah perbatasan untuk mencegah virus corona memasuki Korut.

Saat ini, Korut hingga belum melaporkan ada warganya terjangkit virus Corona. Namun, Kim baru saja memecat dua pejabat senior karena terindikasi korupsi dalam proyek pencegahan virus corona.

Wakil Ketua Partai Ri Man Gon dan Pak Thae Dok diduga terlibat dalam korupsi yang berkaitan dengan langkah-langkah pencegahan virus epidemik tersebut. Kim pun menekankan kepada bawahannya untuk menutup peluang penyebaran penyakit tersebut.

"Menutup semua saluran dan ruang di mana penyakit menular tersebut dapat tersebar," ujar dia.

Melansir dari CNN, seorang sumber menyatakan bahwa pemerintah Jerman sudah menghentikan sementara seluruh kegiatan operasional mereka di Pyongyang. Hal sama dilakukan Kantor Kerja Sama Prancis dan Kerja Sama Pembangunan Swiss.

Sumber CNN mengatakan sejumlah perwakilan diplomatik sejumlah negara juga mengurangi kegiatan mereka di Pyongyang. Bahkan beberapa diplomat akan diterbangkan kembali ke negara asalnya.

Pemerintah Korea Utara telah memberlakukan isolasi terhadap seluruh diplomat dan warga asing yang berada di sana. Langkah itu ditempuh untuk melindungi warga Korut dari virus corona.

Sementara itu, Komisi Sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengizinkan lembaga nonpemerintah, Dokter Lintas Batas (MSF), untuk mengirim peralatan diagnosa yang diperlukan ke Korut untuk mengenali virus corona.

Keputusan itu diambil pada Kamis kemarin. MSF dilaporkan akan mengirim kaca mata, termometer, stetoskop serta alat khusus diagnosa ke Korut.

"Komisi segera memberikan izin untuk ekspor sejumlah peralatan tersebut. Masalah utamanya adalah Korut saat ini menutup perbatasan. Kami mengizinkan pengiriman peralatan ini supaya mereka bisa melindungi masyarakat setempat," kata Ketua Komisi Sanksi sekaligus Duta Besar Jerman untuk PBB, Christoph Heusgen.(*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 19 November 2019 - 13:39:03 WIB

    Uni Eropa: Permukiman Israel di Wilayah Palestina Ilegal !

    Uni Eropa: Permukiman Israel di Wilayah Palestina Ilegal ! BRUSSELS,HARIANHALUAN.COM- Uni Eropa mendesak Israel mengakhiri kegiatan permukiman ilegalnya di wilayah Palestina. Uni Eropa kembali menegaskan permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki adalah ilegal berdasarkan .
  • Kamis, 25 Juli 2019 - 21:22:13 WIB

    Militer Myanmar Membakar Permukiman Rohingya

    Militer Myanmar Membakar Permukiman Rohingya JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Pembakaran desa-desa Rohingya masih terus dilakukan Myanmar, yang terungkap dari analisis citra satelit. Kondisi ini menyebabkan keraguan lebih dalam atas kesiapan Myanmar menerima kembali warga Rohi.
  • Jumat, 14 Juni 2019 - 23:02:10 WIB

    Aparat Bersenjata Lengkap Jaga Rumah Hakim MK Saldi Isra di Padang

    Aparat Bersenjata Lengkap Jaga Rumah Hakim MK  Saldi Isra di Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM- Untuk memberikan rasa aman, kepolisian dari Resort Kota Padang, yang bersenjata lengkap melakukan penjagaan terhadap rumah milik salah seorang Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Saldi Isra di Kota Padan.
  • Selasa, 11 Juni 2019 - 13:31:27 WIB

    Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara oleh Hakim PN Surabaya

    Ahmad Dhani Divonis 1 Tahun Penjara oleh Hakim PN Surabaya HARIANHALUAN.COM – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya memutuskan vonis 1 tahun penjara kepada Ahmad Dhani Prasetyo, terkait kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot', Selasa (11/6) siang..
  • Rabu, 30 Mei 2018 - 12:43:58 WIB
    YUSAFNI DIVONIS SEMBILAN TAHUN PENJARA

    Hakim: Usut Penerima Uang SPj Fiktif

    Hakim: Usut Penerima Uang SPj Fiktif PADANG, HARIANHALUAN.COM – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Padang akhirnya menjatuhkan vonis sembilan tahun penjara kepada Yusafni Ajo, terdakwa kasus dugaan korupsi Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif. Nan tak kalah pen.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM