Kopi Arabica Terbukti Bisa Tumbuh dan Berkembang di Pessel


Sabtu, 29 Februari 2020 - 23:12:50 WIB
Kopi Arabica Terbukti Bisa Tumbuh dan Berkembang di Pessel Ilustrasi

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kopi adalah minuman hasil seduhan biji kopi yang telah disangrai dan dihaluskan menjadi bubuk. Kopi merupakan salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan lebih dari 50 negara. Dua varietas pohon kopi yang dikenal secara umum yaitu kopi robusta dan kopi arabika.

Baru-baru ini di Kabupaten Pesisir Selatan, tepatnya di Kenagarian Kapencong Lubuk Gambir, Kecamatan Bayang, telah dikembangkan bibit kopi arabika Andung Sari yang berasal dari PT. Agrotopik Nusantara. Agar tetap tumbuh dan berkembang, kopi tersebut ditempatkan pada lahan bersuhu dingin sekitar 18 derajat celcius, seperti daerah Kayu Aro Kerinci, misalnya.

Yusparman, selaku pengelola kopi arabika Andung Sari menyebutkan, untuk mendapatkan bibit kopi terbaik bukanlah perkara yang  mudah. Bahkan, ia mengaku pernah ditolak sejumlah perusahaan karena tidak yakin bahwa kopi tersebut bakal berkembang baik di Pesisir Selatan.

"Saya akui ini tidak mudah. Awalnya saya pernah ditolak oleh PT. Agrotopik Nusantara, karena mereka tidak yakin bibit kopi tersebut bakal berkembang baik di Pessel, lantaran suhunya sangat panas," katanya pada wartawan di Painan, Sabtu (29/2).

Ia mengakui, sebagian wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan merupakan daerah yang memiliki iklim panas, sehingga tidak banyak penduduk sekitar yang bertanam kopi. Kendati demikian, ia terus berusaha agar bibit kopi yang dikembangkan secara swadaya itu dapat tumbuh subur dengan baik.

"Berkat kegigihan saya, akhirnya bibit kopi arabika Andung Sari lebih kurang 3.500 batang siap dikembangkan, dengan catatan siap menanggung risiko," ucapnya.

Menurutnya, perawatan kopi hingga besar dan tumbuh subur, memang membutuhkan biaya yang agak mahal. Sebab, jika tidak teliti dalam pembuangan tunasnya bakal seperti daun bonsai dan lambat berkembang.

"Apapun risikonya tetap saya hadapi. Pada intinya saya ingin membuktikan bahwa kopi ini bisa tumbuh subur di Pessel," tuturnya.

Ia menceritakan, awal mula termotivasi ingin bertanam kopi di Kabupaten Pesisir Selatan, ketika berkunjung ke Kayu Aro, Kabupaten Sungai Penuh, saat menjabat sebagai kepala kampung nagari setempat.

"Di sana sejumlah pekerja PT. Agrotopik Nusantara mengembangkan Kopi bersama BumNag setempat dengan memanfaatkan lahan warga sekitar, sehingga mampu meraup pendapatan pertahunnya sebesar Rp700 juta," katanya.

Menurutnya, kopi arabica Andung Sari yang dikembangkan oleh PT. Agrotopik Nusantara telah diekspor ke luar negeri seperti Amerika Serikat dan Swiss. Bahkan, penjualan standar biji kopi yang belum menjadi bubuk sesuai dengan hasil uji labor mencapai harga Rp150-300 ribu perkilonya.

"Nah, berkaca dari situlah saya termotivasi untuk mengembangkan kopi ini di Pesisir Selatan, setidaknya dapat memenuhi kebutuhan keluarga dan menekan angka pengangguran di daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona ini," tuturnya.

Ia menambahkan, agar kopi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, maka kita harus merawat setiap batangnya minimal menghabiskan waktu tiga menit.

"Ketika kopi telah mencapai usia satu setengah tahun, maka sudah dapat dipanen. Apalagi jika usianya mencapai 2 tahun, maka panennya akan maksimal," katanya menjelaskan. (*)

Reporter : Okis Mardiansyah /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 21 Maret 2020 - 08:23:40 WIB

    Waduh! Ahli Kopi Ini Sebut 95% Kopi Luwak di Indonesia Palsu

    Waduh! Ahli Kopi Ini Sebut 95% Kopi Luwak di Indonesia Palsu JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Seorang ahli kopi mengatakan hampir semua kopi luwak di Indonesia palsu. Lantas kopi luwak seperti apa yang asli?.
  • Sabtu, 29 Februari 2020 - 18:22:23 WIB

    Mantap Nih..! Kopi Jawa Barat Go Global

    Mantap Nih..! Kopi Jawa Barat Go Global MELBOURNE, HARIANHALUAN.COM -- Kopi Jawa Barat kini hadir di kota Melbourne, sebuah kota yang memiliki sebutan the Capital of Coffee Culture Down Under. Peresmian pembukaan Café Jabarano dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, .
  • Rabu, 19 Februari 2020 - 21:29:38 WIB

    Terpilih Jadi Ketua, Aprial Habas: Dekopinda Pessel siap Majukan Perekonomian Rakyat

    Terpilih Jadi Ketua, Aprial Habas: Dekopinda Pessel siap Majukan Perekonomian Rakyat PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Ketua terpilih Dekopinda Pesisir Selatan H.Aprial Habas, mengatakan, keberadaan koperasi sangat berperan penting di tengah masyarakat, terutama dalam  menumbuhkan perekonomian masyarakat di Kabupat.
  • Kamis, 13 Februari 2020 - 18:03:36 WIB

    20 Hektare Kebun Kopi Arabica Keltan Citra Mekar Siap Panen

    20 Hektare Kebun Kopi Arabica Keltan Citra Mekar Siap Panen PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kelompok masyarakat adat Air Dingin, Nagari Simpang Tonang, Pasaman, yang tergabung dalam Kelompok Tani (Keltan) Citra Mekar, merintis pengembangan budidaya kopi jenis Arabica..
  • Rabu, 05 Februari 2020 - 15:03:53 WIB

    Biji Kopi Arabica Solsel Diminati Dunia, Tapi Minim Pelaku Usaha

    Biji Kopi Arabica Solsel Diminati Dunia, Tapi Minim Pelaku Usaha SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Biji Kopi (green bean, red) jenis Arabica asal Sumbar, Kabupaten Solsel diminati masyarakat dunia. Akan tetapi belum mampu memenuhi permintaan pasar dunia dikarenakan keterbatasan jumlah pela.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM