Mengerikan! Ledakan Terbesar di Alam Semesta Terdeteksi


Ahad, 01 Maret 2020 - 12:55:10 WIB
Mengerikan! Ledakan Terbesar di Alam Semesta Terdeteksi ilustrasi ledakan di luar angkasa

SAINS, HARIANHALUAN.COM -- Ilmuwan mendeteksi ada ledakan kolosal di luar angkasa yang disebut lima kali lebih besar dibanding ledakan apapun sebelumnya di alam semesta. Ledakan itu berasal dari lubang hitam super masif yang berjarak 390 juta tahun cahaya dari Bumi.

Peristiwa ini bahkan meninggalkan jejak besar di kluster galaksi Ophiuchus. "Ledakan ini mirip dengan bagaimana letusan gunung St Helena di 1980 merobek puncak gunung itu," kata pemimpin riset, Simona Giacintucci dari Naval Research Laboratory di Washington, DC.

Baca Juga : Ini Sebabnya Burung Hantu Mampu Memutar Kepala hingga 270 Derajat

Seperti dikutip dari BBC, lubang hitam terkenal menarik materi, bahkan bintang yang terlampau dekat pun berpotensi tersedot. Akan tetapi, mereka juga bisa melepaskan jumlah besar materi dan energi ke lingkungannya. Saat ini, belum dapat dijelaskan kenapa ledakan itu begitu dahsyat. 

"Kami telah melihat ledakan di pusat galaksi sebelumnya, tapi yang satu ini sangat sangat masif," sebut Melanie Johnston-Hollitt dari International Centre for Radio Astronomy Research.

Baca Juga : Perseverance Temukan Batu Hijau Aneh di Mars, Apakah Ini Jejak Alien?

"Kita tidak tahu mengapa bisa sangat besar letusannya. Tapi kejadian ini berlangsung perlahan, seperti ledakan dalam tayangan lambat yang terjadi selama ratusan juta tahun," paparnya.

Astronom menggunakan perangkat canggih Chandra X-Ray Observatory untuk mendeteksinya, dibantu teleskop milik European Space Agency, Murchison Wide Array di Australia dan Giant Metrewave Radio Telescope di India. Pada saat ini, ledakan itu disebut sudah berakhir.

Baca Juga : Ilmuwan Sebut Cara Ini Bisa Hentikan Naiknya Permukaan Air Laut

Kluster Ophiucus sendiri terdiri dari ribuan galaksi. Sedangkan pada bagian pusatnya diketahui terdapat lubang hitam raksasa. Penemuan ini telah dipublikasikan di jurnal ilmiah Astrophysical Journal. Pada tahun 2016, sebenarnya sudah dicurigai ada ledakan di kluster tersebut berdasarkan pengamatan dari teleskop Chandra. 

Astronom Norbert Wernet melihat penampakan rongga di gas panas yang sepertinya diakibatkan aliran dari lubang hitam. Tapi lubang itu begitu besar yang butuh begitu banyak energi untuk membentuknya sehingga dianggap tidak mungkin terjadi. Kini tambahan bukti menunjukkan ledakan kolosal memang telah berlangsung.

Baca Juga : NASA Pastikan Asteroid 'Dewa Kekacauan' Tidak Berpeluang Menabrak Bumi

"Ini terjadi di salah satu kluster galaksi terdekat. Klaim yang luar biasa butuh bukti luar biasa juga dan observasi yang dilaporkan di jurnal ini menyediakan bukti yang dulu kurang," cetus Werner. (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : detik inet
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]