Ramai 'Virus Corona Tentara Allah', Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad


Ahad, 01 Maret 2020 - 19:36:54 WIB
Ramai 'Virus Corona Tentara Allah', Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad Ustaz Abdul Somad

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Di media sosial, ramai anggapan 'virus Corona tentara Allah'. Ustaz Abdul Somad memberi penjelasan. Dalam penjelasannya, Ustaz Abdul Somad berbicara tentang kisah serangan tentara Abrahah.

"Ketika dulu pada saat datang tentara Abrahah mau menghancurkan Ka'bah, maka 'Wa arsala 'alaihim thoiron ababil'. Kami kirimkan kepada mereka thoiron ababil. Tafsirnya menurut Syekh Muhammad Abduh, thoiron ababil itu wabah penyakit campak. Jadi bukan burung dari atas, itu tafsir," ujar UAS saat ditemui di sela-sela acara Islamic Blok Fair di JCC, Jakarta, Minggu (1/3/2020).

Hal ini disampaikan Ustaz Somad saat menjawab pertanyaan ada anggapan virus Corona adalah tentara Allah SWT.

Kembali ke penjelasan Ustaz Somad. Menurutnya, dalam suatu tafsir, disebutkan wabah penyakit tersebut merupakan tentara Allah SWT. "Wabah penyakit itu salah satu tentara Allah untuk menolong hamba Allah," kata UAS.

Terkait 'virus corona tentara Allah', UAS menyebut itu juga sebagai salah satu tafsir saja. Meski demikian, kata UAS, akan menjadi salah apabila menganggap tafsir tersebut satu-satunya hal yang benar.

"Adapun yang mengatakan itu adalah tentara Allah mengaitkan dengan penyiksaan yang terjadi pada muslim Uighur. Jadi salah satu interpretasi. Bahwa itu satu-satunya interpretasi tidak benar. Salah satu interpretasi. Mesti dipahami demikian. Salah satu interpretasi adalah thoiron ababil itu wabah penyakit, penyakit apa? Penyakit campak sehingga pasukan Abrahah itu mati," ucap UAS.

"Salah satu interpretasi. Yang salah itu ketika kita mengatakan itulah satu-satunya interpretasi. Sahabat-sahabat sekalian sebagai penyampai berita harus menyampaikan itu secara utuh. Kalau tidak dia akan menjadi fitnah," sambungnya.

Soal 'virus Corona tentara Allah' ini juga sempat dibahas UAS seperti dalam video singkat yang beredar di media sosial. Video itu berdurasi 45 detik. Pernyataan UAS dalam video itu sepotong-sepotong. Berikut ini bunyinya:

Umat kehilangan kesultanan, umat kehilangan khalifah. Umat kehilangan. Sekarang umat hanya tinggal membaca Al-Qur'an, berzikir. Tapi Allah masih kasihan. Aku masih iba melihat kamu, kata Allah, maka ditolong Allah dengan berbagai macam tentra. Macam-macam tentra Allah datang. Ada pula tentra yang terakhir ini bernama Corona. Orang yang berada di Uighur tak terkena virus ini. Banyak orang terheran-heran. Apa sebab? Salah satu sebabnya karena mereka berwudhu setiap hari, mereka membasuh tangan. Virus tidak akan, tidak akan terkena kepada orang.... (*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 19 Maret 2020 - 10:12:48 WIB

    Hoaks Menkes Terawan Mundur, Netizen Ramai Berkomentar!

    Hoaks Menkes Terawan Mundur, Netizen Ramai Berkomentar! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Netizen (warganet) sedang ramai membicarakan soal Menkes Terawan mundur. Hal ini dipicu oleh sebuah potongan video yang memperlihatkan Menkes akan melakukan konferensi pers..
  • Selasa, 31 Desember 2019 - 11:12:22 WIB

    Medsos Diramaikan Tagar #TangkapDewiTanjung, Begini Respons Polisi

    Medsos Diramaikan Tagar #TangkapDewiTanjung, Begini Respons Polisi JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Lini massa sedang diramaikan dengan tanda pagar (tagar) tangkap Dewi Tanjung usai polisi berhasil mengamankan pelaku penyiraman air keras ke penyidik KPK Novel Baswedan. Apa tanggapan polisi terkai.
  • Jumat, 23 November 2018 - 16:30:27 WIB

    Keluarga Korban Lion Air Diajak Gugat Boeing Ramai-ramai

    Keluarga Korban Lion Air Diajak Gugat Boeing Ramai-ramai Manuel von Ribbeck yang berasal dari kantor hukum Ribbeck Law Chartered menyatakan bahwa pihaknya mengharapkan banyak tuntutan yang diajukan atas nama keluarga korban dalam beberapa hari ke depan..
  • Jumat, 15 Januari 2016 - 03:45:12 WIB
    Usai Ledakan di Sarinah

    TNI dan Polri Siaga di Tempat Keramaian

    KALBAR, HALUAN — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan meminta TNI dan Polri bersiaga terutama di tempat-tempat keramaian dalam mengantisipasi kemungkinan adanya serangan susulan dari tero.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM