Seminggu Pulang ke Rumah, Perempuan Ini Kembali Tertular Virus Corona COVID-19


Ahad, 01 Maret 2020 - 22:43:24 WIB
Seminggu Pulang ke Rumah, Perempuan Ini Kembali Tertular Virus Corona COVID-19 Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Masih banyak hal yang belum terjawab dari wabah virus corona COVID-19. Selain belum diketahui dari mana asal virus tersebut, persebaran virus corona juga masih belum banyak diketahui.

Bahkan, antivirus penyakit ini pun belum mendapat titik cerah. Tapi, salah satu yang pasti adalah pasien yang sudah terkena virus ini, bisa kembali terjangkit. Seperti belum lama ini, seorang pasien di China kembali positif terjangkit COVID-19 setelah dinyatakan sembuh dan boleh pulang dari rumah sakit.

Baca Juga : Salah Transfer Rp17,5 Miliar, Wanita Ini Enggan Kembalikan Uang Jasa Keuangan

Kini di Jepang, kasus yang sama baru saja kembali terjadi. Berdasarkan pernyataan resmi pejabat berwenang setempat pada Kamis 27 Februari 2020 kemarin, seorang perempuan di Jepang dilaporkan baru saja kembali positif terjangkit COVID-19, setelah diperbolehkan pulang usai menjalani perawatan di rumah sakit, sebagaimana dilapor Khaleejtimes, Jumat (28/2/2020).

Petugas resmi di Osaka, Jepang menyebutkan dengan kejadian ini maka menjadi kasus pertama di Jepang. Pasien yang sudah sembuh dari virus, bisa kembali menunjukkan hasil tes positif terinfeksi COVID-19.

Baca Juga : Bantah Soal Vaksinnya Kurang Manjur, China: Cuma Salah Paham

Sang pasien sendiri merupakan seorang perempuan berusia 40 tahun, yang diketahui pertamakali terinfeksi virus corona baru ini pada 29 Januari 2020 silam.

Perempuan tersebut diketahui bekerja sebagai pemandu wisata di dalam bis yang mengangkut turis-turis dari Wuhan pada Januari 2020 lalu. Bahkan, sang supir bis wisata ini juga menjadi salah satu korban yang terjangkit COVID-19.

Baca Juga : Ucapkan Selamat Puasa, Joe Biden Sebut Muslim Telah Memperkaya Amerika

Setelah positif terjangkit untuk pertama kalinya, perempuan tersebut disebutkan menjalani perawatan di rumah sakit hingga akhirnya diperbolehkan pulang setelah menunjukkan hasil negatif pada pemeriksaan COVID-19 pada 6 Februari. Meskipun kala itu, ia masih batuk-batuk.

Hingga satu pekan kemudian, ia tak menunjukkan gejala apapun. Namun memutuskan untuk kembali memeriksakan diri ke rumah sakit pada 21 Februari 2020, setelah mengalami sakit di bagian dada dan tenggorokan. Kemudian, pada Rabu kemarin perempuan itu terbukti positif terjangkit COVID-19 untuk kedua kalinya.

Baca Juga : Jepang Akan Buang 1,25 Juta Ton Air Nuklir Fukushima ke Laut

Sementara itu, sejauh ini hingga berita ini dilansir diketahui ada sekitar 186 orang di Jepang yang telah terinfeksi virus corona baru ini. Dengan catatan telah menelan korban jiwa sebanyak empat orang.

Demi alasan keamanan dan kesehatan, larangan untuk melakukan aktivitas di tempat umum pun sudah diberlakukan. Contohnya seperti peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur Hokkaido, Naomichi Suzuki yang meminta semua sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Hokkaido diliburkan selama satu pekan.

Begitu pula di Osaka, menurut laporan dari kantor berita NHK, Osaka juga akan meliburkan semua sekolah dari mulai taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas selama dua pekan.(*)

Editor : NOVA | Sumber : okezone
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]