Mengapa Harga Barang di Mal Sering Berujung 999? Ini Alasannya...


Ahad, 01 Maret 2020 - 22:50:34 WIB
Mengapa Harga Barang di Mal Sering Berujung 999? Ini Alasannya... Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Belanja terkadang menjadi terapi tersendiri untuk perempuan. Beragam sale dan pajangan benda-benda yang menarik hati selalu menanti di dalam mal.

Namun jangan dulu mudah terjebak dan tergiur dengan diskon. Segala sesuatu tentang pusat perbelanjaan di seluruh dunia -mulai warna, pencahayaan, suara, dan tata letaknya - dirancang dengan sempurna untuk mengecoh indera Anda dan berakhir dengan memborong belanjaan. Ini sudah bukan rahasia lagi.

Mengutip Daily Meal, berikut beberapa trik rahasia mal yang harus dipahami.

1. Troli besar
Jika Anda tak akan belanja banyak sebaiknya hindari memakai troli besar. Pilih saja keranjang jinjing atau troli kecil.

Troli besar memang membuat Anda belanja lebih mudah. Namun ini juga bisa membuat Anda belanja lebih banyak. Anda mungkin sudah menyadari ini. Pasalnya, ketika troli masih terlihat kosong karena barang yang masih sedikit, maka Anda akan terus menambahkan barang-barang baru ke dalam troli. Baik barang yang dibutuhkan ataupun yang tak dibutuhkan.

2. Tanda sale
Tanda atau logo sale ternyata juga menjadi trik tersendiri di mal. Menurut studi dari MIT, ketika digunakan dengan benar dan tak berlebihan, tanda sale ini adalah cara paling efektif untuk mendorong pembelian. Walaupun sebenarnya harga diskonnya pun tak terlalu murah.

3. Skema warna
Pernah bertanya-tanya mengapa tanda sale ini berwarna merah? Menurut beberapa penelitian, warna seperti merah, oranye, dan kuning akan menarik pelanggan untuk masuk ke toko dan merangsang indera.

4. Tata letak mal
Mungkin Anda bingung mengapa mal selalu ditata dengan desain yang membingungkan dengan eskalator saling silang sampai air mancur di dalam mal. Semuanya bukan untuk urusan hiburan.

Ini disebut transfer Gruen dari nama Victor Gruen, orang yang membangun mal pertama di Amerika. Fenomena ini terjadi ketika Anda pergi ke toko untuk membeli berbagai barang tapi kemudian tertarik dengan semua barang yang dijual lalu lupa dengan tujuan utama Anda.

5. Diletakkan setinggi mata
Barang-barang paling favorit biasanya ditempatkan setinggi mata. Ini adalah salah satu trik yang digunakan untuk membuat Anda menghabiskan lebih banyak uang.

6. Musik slow
Toko-toko akan memainkan musik volume menengah yang lebih lambat untuk mendorong pelanggan meluangkan waktu belanja lebih lama. Sementara itu label-label fashion kelas atas akan memainkan musik klasik.

7. 999 bukan tanpa alasan
Pernah bertanya mengapa harga diskon selalu berakhir dengan 999? Ini dikenal dengan efek digit kiri.

Dengan harga berakhiran 999 ini, Anda akan merasa harganya lebih murah dengan, walaupun hanya Rp1 saja. Anda tak akan melihat harganya sebagai 1.000 tapi 999.(*)


 

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 07 November 2019 - 19:31:01 WIB

    Mengapa Orang RI Suka Pakai Pacul Impor?

    Mengapa Orang RI Suka Pakai Pacul Impor? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengaku bahwa tingkat kesadaran konsumen dalam negeri terhadap pacul buatan Indonesia masih rendah. Hal itu juga menjadi penyebab banyaknya pacul impor..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM