Waduh..! 5.000 WNI di Seoul Sulit Dapat Masker


Senin, 02 Maret 2020 - 06:12:00 WIB
Waduh..! 5.000 WNI di Seoul Sulit Dapat Masker KERTAJATI, HARIANHALUAN.COM -- Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto mengaku khawatir dengan kondisi 5000 lebih WNI di Seoul, Korea Selatan. Para WNI itu, kata Yurianto, saat ini mengeluhkan kondisi susahnya mendapat masker untuk mengantisipasi risiko terinfeksi virus corona (Covid-19). 

KERTAJATI, HARIANHALUAN.COM -- Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto mengaku khawatir dengan kondisi 5000 lebih WNI di Seoul, Korea Selatan. Para WNI itu, kata Yurianto, saat ini mengeluhkan kondisi susahnya mendapat masker untuk mengantisipasi risiko terinfeksi virus corona (Covid-19). 

"Beberapa WNI yang kita temui dalam konteks komunikasi hanya mengeluhkan sulit mendapatkan masker tapi mereka masih punya," kata Yurianto, Minggu (1/3/2020).

Ia mengatakan, pihaknya kini masih berdiskusi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk membantu para WNI di Korsel untuk mendapat masker. 

Kendati demikian, Yurianto memastikan mereka saat ini belum menerima laporan para WNI itu terjangkit atau positif virus Covid-19. Untuk memastikan hal itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kemenlu dan Direktorat Perlindungan WNI memantau keadaan mereka secara berkala. 

"Tidak ada laporan yang mengatakan mereka dirawat ya di rumah sakit. Artinya mereka semua baik-baik saja," katanya. 

Lebih lanjut Yurianto menerangkan, lebih dari 5000 WNI di Seoul saat ini masih dalam pemeriksaan otoritas kesehatan setempat. Ia mengaku senang, sebab para WNI katanya sangat mematuhi instruksi dan anjuran kesehatan oleh pemerintah Korsel. 

Para WNI itu katanya, juga tetap menjaga komunikasi sesama mereka, keluarga, maupun pemerintah melalui sebuah grup WhatsApp.

"WNI kita itu sangat patuh dengan anjuran-anjuran instruksi-instruksi yang diberikan oleh otoritas kesehatan setempat. Karena mereka menyadari betul bahwa sehat itu menjadi penting jadi kita enggak terlalu mengkhawatirkan banget," kata dia.

Pemerintah Korsel sebelumnya telah mengonfirmasi kenaikan angka jumlah warganya yang terjangkit virus Corona sebanyak 256. Dengan demikian, warga Korea yang terjangkit Covid-19 itu kini menjadi 2.022 kasus. 

Dikutip dari CNN, Korsel merupakan negara dengan kasus corona paling banyak di luar China. Hal ini menyebabkan sejumlah aktivitas sempat terganggu.

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul menyatakan bak menutup kantor dan seluruh kegiatan untuk sementara sejak Jumat (28/2) sampai batas waktu yang belum ditentukan. Ini karena ada temuan kasus positif corona terbaru di Yeouido, Seoul sehari sebelumnya. (*)

 Sumber : CNN /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM