Cegah Kebakaran, Warga Diimbau Tidak Bakar Lahan


Senin, 02 Maret 2020 - 11:47:32 WIB
Cegah Kebakaran, Warga Diimbau Tidak Bakar Lahan Tampak petugas Damkar Pasaman tengah berjibaku memadamkan api yang membakar lahan di Aia Abu, Bonjol.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Pasaman Raya, Yandesman mengimbau masyarakat, tidak membakar lahan untuk membuka kebun baru pada musim kemarau, karena dapat menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.

"Kita mengimbau masyarakat bila membuka kebun baru tidak membakar lahan karena dapat menyebabkan hutan terbakar," katanya menanggapai situasi terkini di wilayah tersebut, Senin (2/3/2020).

Ia mengatakan, jika warga membuka kebun baru dengan membakar lahan, dikhawatirkan hutan di sekitarnya akan terbakar. Sebab, pada musim kemarau daun yang jatuh ke tanah dalam keadaan kering sehingga jika ada percikan api sedikit saja langsung terbakar.

"Kita juga menghimbau agar warga tidak membuang puntung rokok ke lahan yang rentan terbakar," ujarnya.

Seperti, Jumat (28/2/2020) malam lalu, belasan hektar lahan hutan di dua wilayah, Pasaman Barat dan Pasaman terbakar. Tepatnya di Sinuruik dan Panti. Namun, api yang membakar lahan tersebut sudah dapat dipadamkan keesokan harinya.

"Kebakaran hari Jumat lalu, di Panti dan Sinuruik seluas lima hektar lahan. Hari Sabtu, api sudah padam," ujarnya.

Untuk itu ia meminta masyarakat harus peduli terhadap lingkungan agar tetap lestari. Kepedulian itu, diantaranya tidak membakar hutan dan lahan sembarangan, mencegah terjadinya ilegal logging dan praktek perusakan lainnya secara swadaya.

"Selain itu peduli melaporkan bila mengetahui atau memiliki informasi tentang praktik tersebut ke petugas KPHL Pasaman Raya," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Kabupaten Pasaman, Aan Afrinaldi mengatakan, kebakaran lahan melanda kawasan Aia Abu, Kecamatan Bonjol, pada Minggu (1/3) siang. Lahan seluas 1 hektar hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Lokasi kebakaran ditepi jalan menuju kampung Aia Abu. Penyebabnya masih diselidiki, tapi dugaan sementara penyebabnya dari puntung rokok," ungkap mantan Kakan Kesbangpol ini. (*)

Reporter : Yudi Lubis /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM