Rupiah Babak Belur usai Pengumuman Corona Positif Masuk RI


Senin, 02 Maret 2020 - 13:52:14 WIB
Rupiah Babak Belur usai Pengumuman Corona Positif Masuk RI Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat semakin anjlok setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan positifnya wabah virus Corona masuk ke Indonesia. Di pasar spot, rupiah telah menyentuh Rp14.420 per dolar AS, atau melemah 0,50 persen dibanding penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah telah melemah 1,25 persen. Pada hari ini, Senin, 2 Maret 2020, rupiah tercatat rata-rata diperdagangkan sebesar Rp14.413 per dolar AS sedangkan pada Jumat, 28 Februari 2020 di kisaran Rp14.234 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim menyatakan, pasca diumumkannya positif wabah Covid-19 di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, pelaku pasar semakin khawatir terhadap wabah virus tersebut. Apalagi, wabah tersebut terbukti mampu memporak porandakan ekonomi.

"Apa yang ditakutkan oleh masyarakat Indonesia, akhirnya terbukti walaupun pemerintah selama ini menutupinya," kata dia kepada VIVAnews, Senin, 2 Maret 2020.

Dia menambahkan, berkurangnya harapan bahwa wabah virus Corona dapat tertahan di China mendorong investor kembali panik. Sehingga memicu kekhawatiran bahwa dampak ekonomi dari pembatasan perjalanan, gangguan rantai pasokan, dan penurunan permintaan mungkin jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

"Indonesia negara yang punya hubungan baik dengan Tiongkok, sangat mungkin virus Corona akan menyasar ke Indonesia," ungkap Ibrahim.

Akibat meluasnya wabah virus Corona yang terus menjadi topik utama dalam awal tahun ini, kata dia, mengakibatkan goncangan ekonomi secara global dan Indonesia juga terkena dampaknya walaupun persentasenya masih relatif kecil dibandingkan negara-negara lainnya yaitu hanya 1,08 persen. 

"WHO (World Health Organization) sudah tidak bisa lagi memonitor virus Corona, karena sudah menyebar di 48 negara, yang terbaru di Afrika yaitu Nigeria," tuturnya. (h/*)

 Sumber : vivanews /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 07:02:07 WIB

    Beda Kondisi Terpuruknya Rupiah Sekarang dan Krismon 98

    Beda Kondisi Terpuruknya Rupiah Sekarang dan Krismon 98 JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) memang tercatat mengalami pelemahan hingga ke level Rp 16.000an. Hal ini disebabkan oleh penguatan dolar AS yang terus terjadi sejak pertengah.
  • Rabu, 25 Maret 2020 - 10:35:20 WIB

    Tega! BRI, BNI, dan Telkom Dikuras Sampai Kehilangan Ratusan Miliar Rupiah!

    Tega! BRI, BNI, dan Telkom Dikuras Sampai Kehilangan Ratusan Miliar Rupiah! JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Perjuangan pasar modal domestik untuk bangkit belum mebuahkan hasil yang menggembirakan sepanjang hari ini. Meski mampu kembali ke level 4.000-an dan mencicip zona hijau, Indeks Harga Saham Gabunga.
  • Senin, 23 Maret 2020 - 08:28:10 WIB

    Apa Salahmu Rupiah! Kenapa Terus Melemah

    Apa Salahmu Rupiah! Kenapa Terus Melemah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah di perdagangan pasar spot pagi ini. Rupiah terus mengalami tekanan dan belum juga berakhir. Apa penyebabnya?.
  • Jumat, 20 Maret 2020 - 11:41:49 WIB

    Waspada! Nilai Tukar Rupiah Hampir Seperti Kondisi Krismon 98

    Waspada!  Nilai Tukar Rupiah Hampir Seperti Kondisi Krismon 98 JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Nilai tukar rupiah hari ini kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah Jumat (20/3) berada di atas level Rp 16.000, kondisi ini sudah mendekati posisi terburuk pada krisis monter  1.
  • Jumat, 20 Maret 2020 - 08:48:39 WIB

    Wabah Corona Kian Merebak, Rupiah Kembali Melemah

    Wabah Corona Kian Merebak, Rupiah Kembali Melemah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah di perdagangan pasar spot pagi ini. Penyebaran virus corona yang semakin mengkhawatirkan membuat investor memburu dolar AS, ase.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM