Bahaya! Selain Corona, Lima Virus Ini juga Pernah Gemparkan Indonesia


Senin, 02 Maret 2020 - 19:28:21 WIB
Bahaya! Selain Corona, Lima Virus Ini juga Pernah Gemparkan Indonesia ilustrasi virus corona

HEALTH, HARIANHALUAN.COM -- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo telah mengumumkan dua warga negara Indonesia telah terjangkit virus corona. Sebelum virus corona, beberapa virus sempat menggemparkan Indonesia bahkan dunia. Di antaranya flu burung, ebola, flu babi, cacar monyet dan SARS.

Flu Burung
Flu burung pertama kali ditemukan pada tahun 1878 di Italia. Namun baru mewabah di peternakan ayam di Amerika Serikat pada 1924. Pada Maret 1997, flu burung dari subtipe H5N1 mulai menjangkiti peternakan ayam di Hongkong. Dua bulan kemudian, flu tersebut menular ke seorang anak laki-laki berusia tiga tahun. 

Saat itu obatnya belum ditemukan, sehingga anak tersebut meninggal. Kemudian, 17 orang terjangkit virus yang sama di Hongkong pada Desember 1997. Virus itu membuat 17 orang yang terjangkit flu burung menderita komplikasi berat, seperti pneumonia sampai radang selaput otak. Lima di antaranya akhirnya meninggal.

Februari 2003, virus H5N1 (flu burung) kembali menyerang Hongkong dan menulari dua orang. Salah satu korban kemudian meninggal.
Di Indonesia, penyakit flu burung menyebabkan kematian 10 juta ayam petelur. Kematian ayam petelur terjadi di Jawa Timur dan beberapa daerah di Indonesia.

Flu Babi
Kasus virus flu babi ditemukan di Meksiko, AS, Selandia Baru, Israel, dan Perancis. Pada 26 April 2009, Asia memasuki siaga satu flu babi. Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan pandemi influenza A-H1N1 mwnyebar dengan kecepatan luar biasa atau di luar perkiraan. Flu babi juga masuk ke Indonesia melalui wisatawan yang pergi ke daerah-daerah yang terjangkit.

Cacar Monyet
Singapura pertama kali melaporkan kasus cacar monyet (monkeypox) pada 9 Mei 2019. Penyakit tersenut dibawa seorang pria (38) dari Nigeria. Adapun gejala yang dialami si pria adalah benjolan pada kulit, demam, kedinginan dan nyeri otot. Kasus cacar monyet pertama kali dilaporkan pada 1970 di Republik Demokratik Kongo. Virus disebut cacar monyet karena penularannya dari monyet, tikus gambia dan tupai.

SARS
SARS atau severe acute respiratory syndrome merupakan sindrom pernapasan akut. Virus ini sempat menggemparkan pada 2003 lalu.
Menurut catatan WHO kala itu, daerah yang terjangkit meliputi Guangdong, Beijing, Hong Kong, Taipei, Hanoi, Toronto, dan Singapura.
Kasus pertama SARS di dunia tercatat di Guangdong pada November 2002 silam. 

Penyakit yang mirip flu ini menewaskan 349 orang di daratan Cina dan sejumlah 774 orang di seluruh dunia dan tercatat ada lebih dari 8.000 orang terinfeksi. Gejala SARS dimulai dari demam, suhu badan 38 derajat Celsius, batuk kering, sesak napas, dan pernah kontak dengan penderita.

Ebola
Virus ebola merupakan parasit paling berbahaya dan menular. Jika tertular, 90 persen dipastikan akan membawa kematian. Virus ini bahkan membunuh korbannya dalam hitungan hari. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 13 Maret 2020 - 12:36:10 WIB

    Bahaya! Virus Corona Bisa Bikin Pria Impoten

    Bahaya! Virus Corona Bisa Bikin Pria Impoten JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Dokter di China mengatakan bahwa pria yang positif terinfeksi COVID-19 dan sudah dinyatakan sembuh, berisiko terhadap gangguan di area intimnya. Dokter meyakini bahwa virus corona bisa merusak fu.
  • Sabtu, 29 Februari 2020 - 20:46:55 WIB

    Berbahaya! Ada 1.899,15 Ton Limbah Medis Tak Terolah di Sumbar

    Berbahaya! Ada 1.899,15 Ton Limbah Medis Tak Terolah di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno membeberkan, limbah medis yang berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) merupakan masalah yang telah terjadi sejak lama. Masalah yang dihadapi adalah k.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM