Termasuk Korban Corona, Ternyata Ada 50 Orang Lainnya di Klub Dansa Menteng..!


Senin, 02 Maret 2020 - 20:10:54 WIB
Termasuk Korban Corona, Ternyata Ada 50 Orang Lainnya di Klub Dansa Menteng..! Ilustrasi penanganan pasien terjangkit virus corona

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Kesehatan telah mengonfirmasi salah satu pasien yang sedang dirawat di RSPI Sulianti Saroso terjangkit virus corona (Covid-19) di Paloma Bistro, Des Indes Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020).

Demikian disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, yang akrab disapa Yuri ketika ditemui di Kantor Staf Presiden, Jakarta.

"Di klub dansa itu," ujar Yuri saat ditanya perihal lokasi awal interaksi pasien dengan WN Jepang yang terjangkit Covid-19.

Ia menceritakan, pada 14 Februari 2020, komunitas dansa yang berasal dari berbagai negara melakukan kegiatan di sana. Salah seorang korban, yaitu wanita berusia 31 tahun, berdansa dengan pasangannya asal Jepang yang tinggal di Malaysia.

"Setelah selesai dansa kurang lebih 50 orang dan itu multinasional," kata Yuri.

Setelah dansa, pada 16 Februari 2020, WNI berjenis kelamin wanita itu mengeluh batuk dan agak panas. Ia lantas berobat ke dokter. Setelah pulang, pada 16-27 Februari, WNI itu merasa tidak enak badan.

"Secara intens dirawat dalam artian dilayani lebih dekat oleh ibunya yang serumah. Di rumah ada ibunya yang bersangkutan, kakaknya dan pembantu. Karena tanggal 27 semakin enggak enak badan dan kebetulan tanggal 20 ibunya ketularan sakit demam, maka dua-duanya memutuskan minta dirawat di RS. Pada tanggal 27 ibu dan anak dirawat di RS," kata Yuri.

Sehari berselang, WN Jepang yang tinggal di Malaysia menelepon mengabarkan dirawat akibat Covid-19. Atas kabar itu, ibu dan anak di Depok itu melapor ke RS.

"Tanggal 1 dua-duanya dirujuk ke RSPI Suliantao Saroso. Hari itu diperiksa dan hari itu confirm positif," ujar Yuri.

Menurut Yuri saat ini kondisi mereka dalam kondisi baik dan terus berada dalam pemantauan RSPI Sulianti Saroso.

Saat ini, menurut dia, Kemenkes sedang melakukan penelusuran terhadap anggota kelompok dansa. Ini karena kewarganegaraan mereka berbeda-beda.

?"Banyak warga beberapa negara sedang kita tracking dengan pemeriksaan lebih lanjut ini terkait kasus 2 WNI positif. Dinas kesehatan setempat di bawah koordinasi kami melakukan tracking yang lain di sekitarnya termasuk pemantauan illness ada perubahan angka fluktuasi dan perubahan angka pneumonia, karena sudah 14 hari lebih, dari 14 Februari. Data awal akan perdalam lagi," kata Yuri.

Tadi pagi, Presiden Joko Widodo mengumumkan secara resmi ada dua orang terjangkit Covid-19 di Tanah Air.

"Sudah ditemukan, ternyata orang yang telah terkena virus corona ini berhubungan dengan dua orang, seorang ibu yang umurnya 64 tahun dan putrinya yang berumur 31 tahun. Dicek oleh tim kita, pada posisi yang, ternyata pada posisi yang sakit. Dicek dan tadi pagi saya mendapatkan laporan dari Pak Menteri Kesehatan bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020) pagi. (h/*)

 Sumber : CNBC /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM