Jangan Borong Sembako..! Warga dan Pengusaha Wajib Baca 9 Pesan Penting soal Geger Corona


Selasa, 03 Maret 2020 - 07:25:26 WIB
Jangan Borong Sembako..! Warga dan Pengusaha Wajib Baca 9 Pesan Penting soal Geger Corona Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akhirnya buka suara terkait dengan aksi borong sembako oleh masyarakat di beberapa super market. Aksi tersebut dilakukan pasca Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua warga Indonesia terjangkit corona.

Sebanyak sembilan poin yang disampaikan Kementerian Perdagangan untuk pelaku usaha dan masyarakat Indonesia. Intinya, pemerintah memastikan ketersediaan stok atau pasokan barang kebutuhan pokok cukup. Masyarakat juga harus tetap tenang dan sebaiknya melakukan kegiatan normal pada umumnya.

Berikut sembilan poin pesan Kementerian Perdagangan yang diterima detikcom, Jakarta, Senin (2/3/2020).

"Sehubungan dengan informasi adanya WNI yang terkena kasus positif COVID-19 di Indonesia pada Senin, 2 Maret 2020, dengan ini kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Pemerintah menghimbau masyarakat agar tetap tenang, dan melakukan kegiatan seperti biasa.

2. Pemerintah menjamin ketersediaan stok/pasokan barang kebutuhan pokok cukup, baik di pasar rakyat maupun ritel modern, didukung oleh ketersediaan stok barang kebutuhan pokok di Perum Bulog, produsen, distributor, dan importir.

3. Adapun terkait isu Virus Corona yang sempat dikhawatirkan oleh para pelaku usaha bahwa tidak akan terdapat pasokan dari luar negeri utamanya produk hortikultura/bawang putih dari RRT, hal tersebut tidak perlu menjadi kekawatiran lagi karena sesuai dengan Permendag Nomor 10 Tahun 2020 tentang Larangan Impor Sementara Binatang Hidup dari RRT, pemerintah hanya melarang sementara impor binatang hidup atau binatang hidup yang telah transit di RRT, untuk komoditi bawang putih tetap bisa diimpor dari RRT.

4. Dalam waktu dekat, kita akan menghadapi Puasa dan Lebaran, yang biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat terutama barang kebutuhan pokok dan berpotensi mendorong kenaikan harga barang kebutuhan pokok pada periode tersebut.

5. Menghadapi momen tersebut, saat ini Kemendag akan melakukan Rapat Koordinasi Nasional pada Selasa, 3 Maret 2020 mengundang para Kepala Dinas Provinsi yang membidangi perdagangan, Korwil-Korlap Tim Stabilisasi harga (meliputi Eselon I dan II Kemendag), Kementerian/Lembaga terkait, serta para pelaku usaha barang kebutuhan pokok.

6. Untuk pemenuhan kebutuhan beberapa komoditas pangan seperti halnya gula pasir dan bawang putih, kami juga telah menerbitkan Persetujuan Impor (PI) untuk kedua komoditi dimaksud yang diharapkan akan segera terealisasi untuk memenuhi kebutuhan bulan puasa dan lebaran 2020.

7. Apabila terjadi gejolak harga akibat gangguan pasokan, Kemendag akan menggerakkan BUMN dan pelaku usaha swasta untuk melakukan Operasi Pasar atau KPSH agar dapat menyeimbangkan pasokan di pasar.

8. Kelancaran distribusi dan efisiensi biaya logistik juga diupayakan bekerjasama dengan Kemenhub, salah satunya melalui program Gerai Maritim, yang membantu menyalurkan barang kebutuhan pokok dari pulau Jawa ke daerah-daerah T3 (tertinggal, terdepan, terluar).

9. Terkait dengan antisipasi kemungkinan aksi spekulasi/penimbunan barang kebutuhan pokok, Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, belanja secukupnya, stok kebutuhan bahan pokok tersedia. Yang penting jaga kesehatan dan biasakan pola hidup sehat." (*)

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 22:23:15 WIB

    Soal Perpanjangan PNS Kerja Dari Rumah, Ini Kata Menpan RB

    Soal Perpanjangan PNS Kerja Dari Rumah, Ini Kata Menpan RB JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendapat mandat untuk kerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Langkah ini demi mencegah penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19..
  • Ahad, 29 Maret 2020 - 17:17:14 WIB

    Menag: Kalau Sayang Keluarga, Jangan Mudik ke Kampung

    Menag: Kalau Sayang Keluarga, Jangan Mudik ke Kampung JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau warga yang berada pada wilayah terpapar corona virus (Covid19) untuk tidak mudik ke kampung pada tahun ini..
  • Sabtu, 28 Maret 2020 - 08:19:31 WIB

    Jangan Ragu Menikah saat Pandemi Corona, Ini Ketentuan Kemenag

    Jangan Ragu Menikah saat Pandemi Corona, Ini Ketentuan Kemenag JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Virus Corona (COVID-19) yang kini menjadi pandemi global sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk salah satunya urusan pernikahan..
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 07:40:43 WIB

    Kesaksian Pasien Sembuh Korona Surabaya: Intinya Jangan Stres

    Kesaksian Pasien Sembuh Korona Surabaya: Intinya Jangan Stres JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - M Budi Hidayat sadar rutinitasnya membuatnya rentan terjangkit virus corona (Covid-19). Budi Hidayat bekerja sebagai Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Juanda Surabaya. Dia kena corona.
  • Kamis, 26 Maret 2020 - 06:36:39 WIB

    ESDM Terbitkan Aturan untuk Perpanjangan Kontrak Kerja

    ESDM Terbitkan Aturan untuk Perpanjangan Kontrak Kerja JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Energi dan Sumber Daya (ESDM) Manusia Arifin Tasrif menerbitkan aturan baru terkait kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara. Namun salah satu pasal dalam beleid ini dinilai bert.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM