Minim Sosialisasi, Banyak Warga Pasaman Tidak Paham Sensus Penduduk Online


Selasa, 03 Maret 2020 - 11:56:54 WIB
Minim Sosialisasi, Banyak Warga Pasaman Tidak Paham Sensus Penduduk Online Sensus Penduduk 2020

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Sebagian masyarakat Pasaman, belum mengetahui adanya pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 secara online. Padahal, Badan Pusat Statistik (BPS) sudah memulai sensus penduduk online ini pada 15 Februari sampai dengan 31 Maret 2020 mendatang.

Warga menilai program itu masih belum tersosialisasi secara baik. Pasalnya, beberapa masyarakat masih bingung melakukan penginputan data kependudukannya. 

"Saya sampai sekarang belum mengetahui kalau ada pelaksanaan Sensus Penduduk Online 2020 di Pasaman, karena sampai sekarang kegiatan ini belum disosialisasikan kepada masyarakat," kata Firman kepada harianhaluan.com, Selasa (3/3).

Ia mengatakan, pelaksanaan Sensus Penduduk kali ini agak berbeda dari sensus sebelumnya. Yakni, secara online. Selain itu, sosialisasi ke masyarakat juga kurang, sehingga banyak masyarakat tidak mengetahui kegiatan tersebut.

"Seharusnya mereka (BPS) ketahui, tingkat penguasaan IT masyarakat ini beda-beda. Pehamanan masyarakat di Lubuksikaping tidak akan sama dengan masyarakat di Mapattunggul Selatan, Mapattunggul atau  Duokoto," ungkap Firman. 

Sementara Saleh, mengaku dirinya belum melakukan pengisian sensus penduduk secara online meski  bisa lewat gawai miliknya. Pasalnya, ia kurang mengetahui ihwal tata cara pengisian data sensus online.

"Ini serius, saya nggak ngerti cara pengisiannya, makanya sampai sekarang belum diisi-isi. Meski syaratnya mudah, cuma pakai KK, KTP dan Kartu nikah," ujarnya. 

Ia meminta pihak BPS setempat gencar melakukan sosialisasi terkait program sensus online. Sebab, ia menilai bahwa pendataan jumlah penduduk itu sangat penting dalam mengambil kebijakan pemerintah jangka pendek maupun jangka panjang.

"Kalau ada data penduduk yang jelas, maka pemerintah akan bisa menelurkan kebijakan-kebijakan yang bermanfaat untuk masyarakat," ujarnya.

Hal senada diakui Tarmuzi (33), warga Kotanopan, Rao Utara. Ia mengatakan, sudah mendengar bahwa sejak tanggal 15 Februari ada Sensus Penduduk di lewat media televisi. Namun, dirinya mengaku bingung soal pelaksanaan Sensus Penduduk Online tersebut. 

Pasalnya, dirinya tidak mengerti cara memasukkan data kependudukan, sehingga bingung untuk mendaftarkan sensus melalui online. Untuk itu, ia meminta BPS Pasaman, agar menggencarkan lagi sosialisasi pelaksanaan Sensus Penduduk ke masyarakat, terkhusus masyarakat pinggiran. 

"Dengan gencarnya sosialisasi tentang sensus penduduk ke masyarakat, maka pelaksanaan sensus tersebut, di daerah ini dapat berjalan baik dan lancar sesuai harapan," ujarnya.

Pelaksanaan sensus penduduk online oleh BPS dimulai pada Sabtu 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020. Selanjutnya, akan dilakukan proses wawancara langsung pada 1 Juli hingga 31 Juli 2020. 

#Saat dihubungi harianhaluan.com, untuk konfirmasi tentang hal itu, Kepala BPS Kabupaten Pasaman, Aloysius Aprianta mengaku belum bisa ditemui baik hari ini maupun lusa. "Maaf belum bisa bertemu, lagi rapat. Nanti pun belum bisa dipastikan bisa atau tidaknya," ujarnya sambil menutup sambungan telepon. (*)

Reporter : Yudi Lubis /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 02 April 2020 - 23:35:38 WIB

    Miris, Pos Perbatasan Pemantauan Covid-19 Pasaman Minim Fasilitas

    Miris, Pos Perbatasan Pemantauan Covid-19 Pasaman Minim Fasilitas PASAMAN,HARIANHALUAN.COM - Pos pemantauan penyebaran virus pandemi Covid-19 untuk wilayah batas provinsi Sumatera Barat dengan wilayah provinsi tetangga, terpantau tidak memenuhi standar kelengkapan protokol penanganan penyeb.
  • Rabu, 29 Januari 2020 - 11:11:37 WIB

    Guspardi Gaus Soroti Minimnya Pemasukan Negara dari Pengelolaan Aset

    Guspardi Gaus Soroti Minimnya Pemasukan Negara dari Pengelolaan Aset JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Anggota DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) Sumbar II, Guspardi Gaus menyoroti minimnya pemasukan negara yang bersumber dari pengelolaan aset. Guspardi mengatakan, aset negara jumlah sangat luar b.
  • Jumat, 27 Desember 2019 - 11:09:35 WIB

    Petugas Damkar Pasaman Minim Alat Pelindung Evakuasi

    Petugas Damkar Pasaman Minim Alat Pelindung Evakuasi PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasaman, belum memiliki peralatan khusus untuk mengevakuasi ular dan sarang tawon di wilayah tersebut. Minimnya alat pelindung diri saat bertugas terkadang memb.
  • Jumat, 20 Desember 2019 - 16:43:58 WIB

    Minim Penerangan, Remaja 12 Tahun Tewas Setelah Ditabrak Truk

    Minim Penerangan, Remaja 12 Tahun Tewas Setelah Ditabrak Truk LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Salah seorang remaja, tewas ditempat setelah ditabrak truk di jalan Sumbar-Riau, persisnya di Jorong Sopang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto baru pada Rabu (18/12) malam. Remaja y.
  • Ahad, 28 Juli 2019 - 15:35:00 WIB

    Puskesmas Pakan Rabaa Minim Fasilitas

    LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Puskesmas Pakan Rabaa Gadut, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, masih membutuhkan tambahan fasilitas dan tenaga pelayanan kesehatan. Saat ini tenaga kesehatan di Puskesm.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM