Waspada Corona, RSUD Lubuksikaping Siagakan Petugas Khusus


Selasa, 03 Maret 2020 - 15:11:28 WIB
Waspada Corona, RSUD Lubuksikaping Siagakan Petugas Khusus Direktur RSUD Lubuksikaping, dr Yong Marzuhaili.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Penyebaran virus Corona dari Wuhan ke Indonesia, membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuksikaping, Kabupaten Pasaman melakukan kesiapsiagaan dan sejumlah langkah antisipatif.

Selain menyiapkan ruang isolasi, petugas medis khusus, pihak rumah sakit juga telah memberikan pembekalan tata cara penanganan pasien suspect dari virus mematikan itu kepada seluruh tenaga medis dan karyawan rumah sakit.

Menurut Direktur RSUD Lubuksikaping, dr Yong Marzuhaili, seluruh tenaga medis dan karyawan di rumah sakit itu sudah dibekali informasi seputar bahaya infeksi virus corona (Covid19) bagi manusia serta penanganan pertama. Hal itu sebagai kesiapsiagaan penanganan pasien suspect corona jika sewaktu-waktu ada.

"Sebenarnya untuk penanganannya sama dengan pasien pada penyakit infeksi lainnya. Ada prosedur dan ketetapan yang harus kita penuhi sebelum pasien itu dirujuk ke RS rujukan corona di Sumatera Barat," ujar dr Yong, kepada Harianhaluan.com, Selasa (3/3/2020).

Sebagai kesiapsiagaan rumah sakit, kata dia, pihaknya juga sudah mempersiapkan sejumlah petugas medis khusus dan seorang dokter, sebagai pejabat penanggung jawab pasien. Namun, diakui Yong, rumah sakit itu hingga kini belum memiliki alat pelindung diri (APD) untuk kasus itu.

"Kita belum memiliki ruangan khusus sebagaimana dianjurkan. Kita juga belum punya pakaian pelindung jenis jaket safety tyvek. Tapi, kita sudah pesan sebanyak 10 stel jaket tyvek ini. Termasuk kebutuhan masker jenis N-95," ujarnya.

Ia menjelaskan, Rumah sakit itu sejauh ini hanya menyediakan ruang isolasi di instalasi gawat darurat (IGD) yang biasa digunakan untuk menangani pasien yang terkena infeksi pada umumnya. Hal itu sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Nanti, petugas medis dilengkapi peralatan khusus ini akan menganalisis pasien di IGD. Jika mengarah kesana (corona) , langsung kita rujuk. Termasuk petugas yang bersentuhan dengan pasien itu, juga ikut dirujuk," katanya.

Bagi pasien terduga suspect Covid-19 akan langsung dirujuk ke rumah sakit rujukan yang ditunjuk oleh pihak Kementerian Kesehatan RI, yaitu RS Achmad Mochtar di Bukittinggi dan RSUP M Djamil di Padang.

"Hanya dua rumah sakit itu di Sumbar yang memiliki ruangan isolasi maupun alat yang memadai untuk penanganan virus tersebut. Kalau kita (RSUD Lubuksikaping) belum memiliki perlengkapan dan peralatan khusus untuk itu," ujarnya.

Ayah dua anak ini mengimbau masyarakat tidak terlalu panik terhadap kabar penyebaran virus corona yang membuat geger masyarakat belakangan. Menurutnya, ada lebih banyak penyakit infeksi lain yang lebih berbahaya dari corona dan harus terus diantisipasi, seperti tuberkulosis (TBC) dan DBD.

"Karena saya rasa masih banyak penyakit-penyakit yang lebih menakutkan selain Corona ini. Seperti TBC, itu menakutkan dan menjadi penyebab kematian paling tinggi," katanya.

Lanjut Yong, bahwa virus corona seperti virus pada umumnya, akan mudah menjangkit tubuh yang memiliki daya sistem imun yang lemah. Oleh karana itu, untuk mengantisipasinya, ia mengimbau agar masyarakat selalu menjaga kebersihan dan pola hidup sehat.

"Pencegahan penyakit infeksi itu dengan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Itu kebiasaan yang harus kita jaga. Selain itu, daya tahan tubuh kita harus tetap fit," katanya. (*)

Reporter : Yudi Lubis | Editor : Milna
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]