Objek Wisata Alam Bendungan Sarasah Tanggo Butuh Investor


Selasa, 03 Maret 2020 - 19:35:54 WIB
Objek Wisata Alam Bendungan Sarasah Tanggo Butuh Investor Jalan aspal hotmix yang dibangun Pemkab Limapuluh Kota, ke sarsah tanggo.

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM - Objek wisata alam bendungan Sarasah Tanggo, Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, sampai saat ini masih milik Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PU/PR), Dirjen Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera V. Namun Lokasi objek wisata ini amat mengasyikkan.

"Bila objek wisata ini mungkin sulit untuk dikembangkan Pemkab Limapuluh Kota, karena lahannya milik kaum pasukuan Pitopang, Datuak Rang Kayo Bosa.

Walau begitu Pemkab Limapuluh Kota melalalui Dinas PU/PR setempat, tahun anggaran 2019 sudah memperlebar jalan masuk ke Sarasah Tanggo dengan aspal hotmix menuju Solok Bio-bio.

Panjaga lokasi objek wisata seluas 3 hektare lebih itu,  bernama Daswir, mengatakan,  sasana Sarasah Tanggo, masih alami disekelilingnya terdapat hutan konservasi, tutur Daswir yang dihubungi Selasa siang.

"Disamping itu, kita juga dapat melihat berbagai aktifitas masyarakat seperti bertani, serta beternak ikan yang airnya berasal dari Sarasah Tanggo ditambah suasana yang sangat menyejukkan dengan hamparan sawah yang menghijau," tambahnya.

Dikatakan, objek wisata ini masih polos, artinya belum memiliki sarana pendukung seperti, kamar mandi, WC , kopel tempat bersantai pengunjung, kamar ganti pakaian sebagai layaknya sebuah objek wisata.

Untuk membangun kebutuhan sarana prasarana pendukung perkembangan Objek Wisata yang potensial ini, bila memunkinkan terjadi kesepakatan antara pihak Dirjen  dengan pemilik ulayat sangat berpotensi untuk dikembangkan tutur Daswir.

Karena itu, sebut Daswir, objek wisata alam ini sangat membutuhkan investor yang mau menamkan modalnya ke Sarasah Tanggo yang airnya tak pernah kering karena air terjunnya aktif sepanjang tahun, walapun di musim kemarau.

Airnya selalu meluncur jatuh melalui dinding batu yang berbentuk tangga. Air Terjun Sarasah Tanggo sangat potensi dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun manca negara yang datang berkunjung.

 

Lagipula air Bendungan selai berguna untuk kegiatan  peternakkan ikan juga mampu mengairi sawah masyarakat sekitar seluas 400 hektare ujar Daswir.

Akan sangat menarik lagi bila di kaki kaki perbukitan disekitar bendungan dibangun kopel kopel tempat bersantai. Kalau perlu bendungan dilengkapi dengan sepeda air serta kereta gantung.. (h/zkf)

Reporter : Zulkifli /  Editor : Heldi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 04 April 2020 - 12:13:11 WIB

    Pasca Ditutup, Hendri Septa Tinjau Objek Wisata Pantai Air Manis

    Pasca Ditutup, Hendri Septa Tinjau Objek Wisata Pantai Air Manis PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Walikota Padang Hendri Septa menyempatkan diri meninjau Pantai Air Manis dan Gunung Padang, Jumat (3/4/2020). Dua objek wisata ini telah ditutup menyusul merebaknya pandemi Covid-19 dan Kota .
  • Rabu, 01 April 2020 - 13:25:47 WIB

    Dua Objek Wisata di Padang Ditutup, Wisatawan Dilarang Masuk

    Dua Objek Wisata di Padang Ditutup, Wisatawan Dilarang Masuk PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemko Padang menutup dua objek wistasa di daerah itu, yakni Pantai Air Manis dan Gunung Padang. Penutupan ini menyusul pandemi virus Corona atau Covid-19..
  • Senin, 23 Maret 2020 - 21:55:03 WIB

    Corona Mengancam, Objek Wisata di Sumbar Ditutup Sementara

    Corona Mengancam, Objek Wisata di Sumbar Ditutup Sementara PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sejumlah destinasi pariwisata di Kabupaten dan Kota di Sumbar memutuskan untuk menutup kunjungan untuk sementara berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran virus corona atau (Covid-19)..
  • Ahad, 22 Maret 2020 - 18:40:31 WIB

    Lahan Bekas Tambang Lubuk Alung Bakal Disulap Jadi Objek Wisata

    Lahan Bekas Tambang Lubuk Alung Bakal Disulap Jadi Objek Wisata PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar mengatakan, lahan bekas tambang di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman dipulihkan sebagai objek wistaa Balah Hilia berkonsep ekowisata..
  • Kamis, 19 Maret 2020 - 21:24:23 WIB

    Efek Corona, Dua Objek Wisata di Padang Ditutup 14 Hari

    Efek Corona, Dua Objek Wisata di Padang Ditutup 14 Hari PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Akibat Corona Virus Disease (Covid-19), banyak objek wisata yang akhirnya ditutup. Seperti di Padang, dua objek wisata ditutup mulai Jumat (20/3/2020)..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM