'Cari Muka' Corona, Mahfud MD Sindir Kepala Daerah Cianjur


Rabu, 04 Maret 2020 - 10:14:09 WIB
'Cari Muka' Corona, Mahfud MD Sindir Kepala Daerah Cianjur Menko Polhukam Mahfud Md (Foto: Andika/detikcom)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Menko Polhukam Mahfud Md meminta Kepala daerah agar tak menjadikan isu virus corona sebagai panggung 'Cari Muka'. Mahfud pun mencontohkan seperti salah satunya kasus suspect Corona yang terjadi di Cianjur. 

Pesan itu disampaikan Mahfud kala menyampaikan informasi terkini soal kasus corona di Indonesia, menyusul 2 WNI terkonfirmasi positif virus mematikan itu. Mahfud meminta masyarakat tak panik merespons kasus tersebut.

Baca Juga : Satu Unit Rumah di Agam Dilahap Si Gulambai, Pemilik Rumah Meninggal Terbakar

"Yang lebih buruk bagi kehidupan kebangsaan kita Ini kalau terlalu panik masyarakat tidak baik bagi negara. Masyarakat sudah siap dan mampu untuk mengatasi corona itu secara terbuka," kata Mahfud seperti  dilansir detik.com, Rabu (4/3).

Mahfud lalu menyampaikan bahwa informasi penanganan virus corona saat ini dipusatkan di Kementerian Kesehatan. Dia turut menyelipkan harapannya kepada pemerintah daerah agar tak mendramatisasi kasus terkait virus corona di daerahnya.

Baca Juga : Jalan Inhu-Kuansing Rusak Parah, Gubernur dan Anggota Dewan Diminta Peduli

"Informasi penanganan corona itu sendiri terpusat di Kemenkes (Kementerian Kesehatan). Diharapkan juga pemerintah jangan terlalu mendramatisir persoalan terutama pemerintah-pemerintah Daerah itu ada sesuatu yang belum jelas sudah konpers corona," ujarnya.

Mahfud pun mencontohkan seperti salah satunya kasus suspect Corona yang terjadi di Cianjur. Dia mengimbau agar pemerintah daerah untuk dapat menenangkan masyarakatnya.

Baca Juga : Gegara Kerap Marahi Ibu, Pemuda Ini Tega Bacok Ayah Kandungnya Hingga Tewas

"Seperti di Cianjur itu tadi. Katanya corona mengkhawatirkan ini baru diumumkan itu ternyata nggak ada terinfeksi corona baru disiarkan di TV. Setiap daerah itu supaya membuat tenang tidak membuat apa situasi seperti menakutkan, ya biasa-biasa saja ya," imbaunya.

"Yang lebih banyak membunuh itu justru flu biasa daripada corona itu. Itu menurut penjelasan Menteri Kesehatan. Oleh sebab itu masalah tehnis penangan sekarang jangan bicara sendiri-sendiri termasuk saya, saya hanya menyampaikan itu sudah terpusat," lanjut Mahfud.

Baca Juga : Mengaku Bunuh Istrinya tapi Jasad yang Ditemukan Berusia 1.600 Tahun

Mahfud kemudian mengingatkan para kepala daerah untuk menyampaikan informasi secara hati-hati. Dia meminta informasi yang disampaikan tak bersifat politis sehingga terkesan mencari panggung.

"Yang kedua pesannya yang sifatnya politis, bukan teknis penanganannya supaya berhati-hati memberi keterangan itu. Jangan berkesan ingin mendramatisir mencari panggung dan sebagainya. Masyarakat supaya ditenangkan. Pemerintah siap dan mampu menangani corona itu dengan standar WHO," katanya. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]