Miris..! Gubuk Bambu Milik Kakek Tua Hampir Roboh Masuk Jurang


Rabu, 04 Maret 2020 - 20:11:21 WIB
Miris..! Gubuk Bambu Milik Kakek Tua Hampir Roboh Masuk Jurang Walinagari Sungai Tanang, Ferri Nata Kusuma bersama perangkat nagari melihat rumah tak layak huni di Jorong Sungai Tanang Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Rabu (4/3/2020). Foto/Yursil

AGAM, HARIANHALUAN.COM -- Dibalik pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah untuk mensejahterakan warganya, ternyata masih ada warga yang hidup dibawah garis kemiskinan, mereka tinggal di rumah tidak layak huni. 

Potret kemiskinan itu sangat dirasakan oleh keluarga Syamsuar (65) dan Zuraida (57) mereka tinggal bersama dua orang anak gadis disebuah gubuk di Jorong Pandan Gadang Nagari Sungai Tanang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam.

Mirisnya lagi, gubuk tua yang terbuat dari bambu itu sudah miring ke arah jurang, sebab didaerah tersebut banyak terdapat jurang karena berada di kaki gunung Singgalang. Gubuk yang dibuat pada tahun 2007 lalu terdiri dari satu kamar dan dapur yang beralaskan tanah, jika hari hujan air masuk ke gubuk karena atap gubuk sudah banyak yang bocor.

"Pada waktu lalu, saat itu hujan lebat yang diiringi angin kencang. Kami sekeluarga sedang di dalam, kami merasa cemas kalau angin kencang itu akan membuat rumah kami diseret angin ke dalam jurang," kata Zuraida dihadapan Walinagari Sungai Tanang, Staf Kec. Banuhampu, Walijorong setempat di rumah salah seorang kerabatnya, Rabu (4/3/2020).

Sekitar dua bulan yang lalu, dia bersama keluarga mengungsi ke rumah salah seorang keluarga suaminya karena merasa takut tinggal di gubuk itu. Hidup serba kekurangan bukan karena malas bekerja tetapi takdir berkata lain, suami yang diharapkan sebagai tulang punggung keluarga, sejak 8 tahun lalu mengalami sakit asam urat, jangankan untuk bekerja berjalan saja ia tidak mampu.

Untuk menghidupi keluarga, Zuraida membanting tulang menerima upah sebagai penggarap ladang warga sekitar. Jangankan untuk membuat rumah layak huni untuk dapur tetap berasap saja dia sudah susah.

"Untuk dapur tetap berasap, saya bekerja di ladang orang sebagai penerima upah, sehari saya menerima upah Rp60 ribu. Kalau bapak sudah tidak dapat bekerja lagi karena sakit," ulas Zuraida berlinang air mata.

Anak gadis sulungnya Nur Ikhmah saat ini bekerja sebagai penerima upah menjahit untuk membantu ekonomi keluarga sedangkan anak satunya lagi Rahma Yanti kini sedang kuliah di IAIN Bukittinggi semester II, dia kuliah mendapat beasiswa Bidik Misi.

"Pemkab Agam telah 4 kali mendaftarkan saya sebagai penerima bantuan bedah rumah, namun bantuan itu belum terwujud karena saya tidak mempunyai tanah untuk membangun rumah bantuan itu," ulasnya.

Sementara itu, Walinagari Sungai Tanang Ferri Nata Kusuma membenarkan keluarga itu telah 4 kali terdaftar sebagai penerima bantuan bedah rumah, namun saat ini belum terlaksana karena terkendala pengadaan tanah.

"Saat ini kita sedang berkumpul bersama Walijorong, niniak mamak dan pihak kecamatan untuk mencarikan jalan keluar bagaimana kita dapat mencarikan tanah agar rumah keluarga ibu Zuraida dapat kita bangun. Hasil pertemuan ini  ada 3 alternatif tapi itu belum pasti karena terkait dengan pihak lain," terangnya.

Terpisah, Setda Pemkab Agam Martias Wanto ketika dihubungi melalui selular mengatakan, Pemkab Agam siap membangunkan rumah untuk keluarga itu melalui bantuan Baznas Kab. Agam, namun tanah untuk mendirikan rumah itu yang belum ada.

"Jika tidak ada juga tanah di daerah itu, kita siap membangunkan rumah di daerah Dama Gadang Nagari Tanjung Sani Kec. Tanjung Raya, disana ada tanah pemerintah," katanya.

Ia menegaskan, tidak ada masyarakat yang diabaikan oleh pemerintah, namun permasalahan ini tidak dapat diselesaikan karena terkendala pengadaan tanah. 

"Keluarga Ibu Zuraida selama ini ada dapat bantuan sosial lainnya, bahkan ia dapat juga kartu BPJS Kesehatan," ungkapnya. (*)

Reporter : Yursil /  Editor : Milna

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM