Trump Sumbang 3 Bulan Gaji demi Redam Covid-19 di AS


Rabu, 04 Maret 2020 - 20:14:03 WIB
Trump Sumbang 3 Bulan Gaji demi Redam Covid-19 di AS Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyumbangkan tiga bulan gajinya kepada Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat (HHS) guna memerangi penyebaran virus corona (Covid-19).

Juru Bicara dan Direktur Komunikasi Gedung Putih Stephanie Grisham mengatakan Trump akan mendonasikan sebanyak US$100 ribu (sekitar Rp1,4 miliar) untuk 'menghadapi, mengendalikan, dan memerangi' penyebaran virus tersebut.

"Presiden berkomitmen untuk menyumbangkan gajinya. Untuk lebih melindungi rakyat Amerika, ia menyumbangkan gajinya di kuartal keempat 2019 kepada HHS untuk mendukung upaya dalam menghadapi, mengendalikan, dan memerangi virus corona," kata Grisham lewat Twitter, Selasa (3/3).

Sebelumnya, Trump juga pernah memberikan donasi kepada berbagai lembaga pemerintah, seperti Departemen Keamanan Dalam Negeri, Departemen Transportasi, dan Departemen Urusan Veteran. Dia pernah menyumbangkan jumlah yang sama untuk menanggulangi krisis obat opioid pada 2019.

Melansir USA Today, Trump sempat dikritik lantaran tanggapannya bertentangan dengan otoritas kesehatan AS. Dia menyebut virus corona sebagai 'berita palsu', dan kemudian berdalih bahwa ia merujuk pada tanggapan Partai Demokrat terhadap wabah.

Kepala Penelitian Organisasi Masyarakat Citizens for Responsibility and Ethics Robert Maguire juga menyebut donasi yang dilakukan Trump sebagai pencitraan.

Kata dia, aset-aset bisnis milik Trump mampu memberikan keuntungan berkali lipat melebihi gajinya sebagai presiden. Pengenaan pajak di resor milik Trump juga hampir sama dengan jumlah yang ia donasikan kepada HHS.

"Penegak hukum Secret Service telah membayar pajak untuk tempat peristirahatannya setidaknya sebanyak yang Trump sumbangkan sebagai gaji," ujar Maguire dalam cuitannya, Selasa (3/3).

Dilaporkan Fox News pada Rabu (4/3), Gedung Putih meminta Kongres AS mengabulkan pengeluaran tambahan sebesar US$2,5 juta (sekitar Rp3,5 miliar) untuk menanggulangi penyebaran virus corona pekan lalu .

Langkah itu dilakukan untuk membantu pemerintah federal AS, serta lembaga-lembaga negara bagian mempersiapkan diri menghadapi virus corona dan mengembangkan vaksin.

Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat telah memanfaatkan dana darurat penyakit menular dan mengirimkan lebih dari US$130 juta untuk menggantikan biaya yang dikeluarkan Departemen Pertahanan AS saat melakukan karantina di beberapa pangkalan militer.

Data terkini menunjukkan, kasus virus corona di AS mencapai 126 kasus, dan telah membunuh setidaknya sembilan orang. Sekitar 78 kasus berasal dari 13 negara bagian. Washington dan California tercatat memiliki pasien terbanyak, yakni masing-masing 27 orang. (*)

 Sumber : cnnindonesia /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM