Usulan Musrenbang Mesti Berkualitas dan Mementingkan Hak Masyarakat


Rabu, 04 Maret 2020 - 22:19:14 WIB
Usulan Musrenbang Mesti Berkualitas dan Mementingkan Hak Masyarakat Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kecamatan, bertempat di gedung KPRI Lengayang, Rabu (4/3/2020).

PAINAN, HARIANHALUAN.COM -- Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di setiap kecamatan yang digelar setiap tahunnya, mesti terarah dan menampung berbagai aspirasi masyarakat setempat.

"Sebab melalui usulan ini, masukan yang disampaikan menjadi acuan pembangunan pada 2021 mendatang," kata Bupati Pessel Hendrajoni saat membuka Musrenbang di gedung KPRI Lengayang, Rabu (4/3/2020).

Ia berharap kepada seluruh perangkat daerah, camat, wali nagari, tokoh masyarakat dan pemuda turut hadir pada kegiatan itu, sehingga setiap usulan atau masukan dapat diterima dan disampaikan dengan serius.

"Dalam artian tidak adalagi program yang naik ditengah jalan. Pembangunan yang dilakukan mesti terpadu dan tepat sasaran," katanya.

Musrenbang kata bupati, bertujuan untuk menampung seluruh aspirasi masyarakat pada daerah setempat, sehingga kedepan semua kegiatan yang diusulkan benar-benar terakomodir oleh APBD 2021.

"Hasilnya harus jelas dan terarah. Jangan asal jadi saja. Sehingga benar-benar berdampak baik bagi masyarakat luas. Jika bermasalah, maka akan berhadapan dengan hukum," ucapnya menegaskan.

Ia menyebutkan, pada 2020 alokasi anggaran pembangunan di Kecamatan Lengayang sebesar Rp30 miliar.

Anggaran tersebut, digunakan untuk pembangunan ruang kelas baru sebesar Rp2,3 miliar, rehab gedung Puskesmas Rp1,4 miliar, pembangunan los pasar Kambang Rp1 miliar. Kemudian pembangunan los pasar Lakitan Rp700 juta, senentara dari pusat mendapat alokasi sebesar Rp4 miliar dalam proses.

Pengelolaan limbah Rp1 miliar, pemeliharaan rumah nelayan Rp200 juta, pengadaan tanah rumah sakit dan stadion mini sebesar Rp4,5 miliar pula.

"Rencananya pembangunan RSUD bakal ditempatkan di Kampung Kayu Kalek, Nagari Kambang Induk, Kecamatan Lengayang. Sedangkan pembangunan stadion mini di tempatkan di Pasir Putih Nagari Kambang Barat," tuturnya.

Selanjutnya, normalisasi dan rehabilitasi irigasi Rp4,2 miliar, rehab muara dan tanggul pantai Rp1,5 miliar, pemeliharaan jalan sebesar Rp10 miliar, termasuk pengembangan jaringan pipa Rp600 juta.

Ia menambahkan, pembangunan jaringan pipa ini dilakukan, karena pada 2020 ini Kecamatan Lengayang bakal membangun saluran jaringan air bersih melalui bantuan pusat sebesar Rp50 miliar. Termasuk pembangunan sarana sanitasi sebesar Rp3 miliar, pengadan bibit padi, cabe, dan durian Rp300 juta.

"Saya berharap usulan yang disampaikan melalui musrenbang ini, bisa bermanfaat untuk masyarakat secara luas," ucapnya kembali mengingatkan. (*)

Reporter : Okis | Editor : Milna
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]