Salah Paham, Sejumlah Penyelidik KPK Ditahan di Polres Jember


Kamis, 05 Maret 2020 - 00:42:46 WIB
Salah Paham, Sejumlah Penyelidik KPK Ditahan di Polres Jember Tim KPK menggeledah kantor pengacara terkait kasus Nurhadi di Surabaya.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron membenarkan tim penyelidik lembaga yang dipimpinnya sempat ditahan aparat Polres Jember beberapa hari lalu. Menurutnya, peristiwa itu terjadi karena kesalahpahaman saat tim dari KPK hendak melakukan penyelidikan tertutup.

"Jadi sesungguhnya biasa kesalahpahaman, karena kami pada saat melaksanakan penyelidikan, kan ada dua model, model tertutup dan model yang terbuka. Pada saat mengadakan penyelidikan dengan sistem tertutup itu kam langsung turun ke masyarakat yang menjadi target untuk mengumpulkan bukti dan keterangan," kata Ghufron dikonfirmasi awak media, Rabu, 4 Maret 2020.

Baca Juga : Cegah Kerumunan, Dedi Mulyadi Sarankan Pasar Buka 24 Jam

Ghufron menjelaskan, saat melakukan penyelidikan, pegawai KPK yang turun ke Jember tidak menunjukkan identitas. Pasalnya, memang penyelidikan itu dilakukan secara tertutup.

"Pada saat itu memang ya, namanya menggunakan sistem tertutup petugas kami tidak menunjukkan identitas sebagai KPK. Karena memang silence," kata Ghufron.

Baca Juga : Progres Capai 90,18 Persen, Pembangunan Bendungan Ladongi Ditargetkan Rampung Akhir 2021

Setelah diamankan pihak kepolisian, lanjut Ghufron, tim penyelidik KPK menjelaskan bahwa tindakan tim lembaga antirasuah merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi. Ghufron membantah bahwa tim KPK mendapat pengeroyokan.

"Ya memang sempat dibawa ke Mapolsek, namun tidak ada pengeroyokan, tidak ada apa-apa, tim kami tidak ada yang mengalami apa-apa," jelas Ghufron. (h/*)

Baca Juga : Pemprov Kepri Keluarkan Kebijakan Peniadaan Mudik Lokal

Editor : Heldi | Sumber : vivanews
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]