Lobang Menganggu di Jalinsum Dharmasraya-Sijunjung, Warga: Perhatian Pemda Minim


Kamis, 05 Maret 2020 - 09:54:59 WIB
Lobang Menganggu di Jalinsum Dharmasraya-Sijunjung, Warga: Perhatian Pemda Minim Kondisi macet di Jalinsum Sialang dekat perbatasan Dharmasraya dengan Sijunjung, akibat dari salah satu truk yang terbalik karena terperosok masuk lobang yang cukup dalam di badan jalan. Ist

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM -- Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), dekat perbatasan Kabupaten Dharmasraya dengan Sijunjung macet total selama lebih kurang dua jam akibat mobil truk terbalik ketika masuk lobang yang dalam.

Warga sekitar, Anton (40) kepada Haluan, mengatakan, kejadian diperkirakan sekitar pukul 01.30 WIB. Akibat kejadian itu, badan jalan tertutup dan terjadi macet panjang sekitar dua jam. Namun, setelah azan subuh, arus lalu lintas mulai berjalan dengan sistem buka tutup.

Baca Juga : Bupati Agam Ingin Aturan Zonasi Dibahas Khusus

Truk yang bermuatan perabot yang cukup tinggi dan berat tersebut, katanya, terperosok masuk lobang yang cukup dalam di dekat lokasi longsor Sialang. Karena tidak terkendali, mobil terbalik dan menutup badan jalan.

Dikatakannya, bukan dia saja, para pengguna Jalinsum lainnya yang setiap hari bolak balik melintas di lokasi jalan berlobang tersebut sudah sangat mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah untuk segera memperbaikinya. 

Baca Juga : Penyaluran BST Kemensos Hari Terakhir, Rp402 Juta Lebih Dikucurkan untuk 671 Warga

Begitu pula dengan lokasi longsor yang tidak kunjung dibersihkan dengan membuang material longsor yang akan menutupi badan jalan.

Ditambah lagi, sepertinya lokasi longsor itu sudah menjadi pembiaran. Kenyamanan pengendara sudah tak ada lagi dengan adanya buka tutup setiap hari. Padahal, kalau pemerintah cepat tanggap, jalan tersebut tidak harus ada buka tutup.

Baca Juga : TSR VI Kunjungi Masjid Nurul Amri, Sekdako Sonny: Wahana Bangun Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat

Sebagai warga Sijunjung yang mencari nafkah di Dharmasraya, dia meminta kepada pemerintah yang berkompeten untuk segera memperbaiki jalan dan membuang material longsor yang ada dekat bukit tersebut agar pengguna Jalinsum menjadi nyaman dan tidak ada lagi sistem buka tutup setiap harinya.

Kepala Dinas PUPR Dharmasraya, Junaedi Yunus mengatakan, Jalinsum merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, pemerintah daerah sifatnya hanya berkoordinasi dengan Balai Pemeliharaan Jalan Nasional. "Kita akan sampaikan keluhan masyarakat kepada Balai Wilayah Jalan Nasional," kata Kepala Dinas PUPR, empat generasi ini. (*)

Baca Juga : Kunjungi Masjid Jihadu Walidaina, TSR V Serahkan Bantuan Rp20 Juta

Reporter : Maryadi | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]