Wakil Ketua DPRD Solsel Soroti Kondisi Empat Warga Solsel yang Dikarantina


Kamis, 05 Maret 2020 - 16:08:06 WIB
Wakil Ketua DPRD Solsel Soroti Kondisi Empat Warga Solsel yang Dikarantina Wakil Ketua DPRD Solsel Ali Sabri Abbas (kanan) ketika bersama Zulkifli Hasan. IST

SOLSEL, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua DPRD Solok Selatan (Solsel), Ali Sabri Abbas menyoroti kondisi empat warga setempat yang dikarantina sepulang dari luar negeri, Kamis (5/3/2020).

"Saya merasa lucu saja. Bagaimana tidak, selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) ke-empat warga itu dikarantina selama 14 hari. Apakah tidak memperpanjang massa liburnya. Sebab, jika dikarantina tentu akses kerumah itu dibatasi terhadap orang lain dan lingkungannya. Sesuai prosedurnya,"

"Seperti, keluarganya, apakah anaknya tidak sekolah? Lalu apakah tidak ada kontak dengan dunia luar," ujar Politisi PAN itu pada Harianhaluan.com

Biasanya, imbuhnya, jika seseorang dikarantina harusnya tidak bisa melakukan akses dengan keluarganya. "Artinya dilindungi penuh. Saya ragu, jangan-jangan ini menambah waktu liburnya. Kalau di observasi atau diawasi perkembangan kesehatan bisa saja," sebutnya.

Pihaknya, meragukan perihal karantina karena akan hanya menambah massa libur ASN tersebut. "Tapi jika betul-betul karantina kita dukung," ujarnya.
Kemudian, pihaknya juga mempertanyakan izin keluar negeri empat ASN ini. "Apakah ada izin lengkap dari pimpinan sesuai prosedur atau aturan yang berlaku," sebutnya.

Sebelumnya, empat orang warga Solsel yang pulang dari luar negeri di karantina dirumah masing-masing selama 14 hari. Seperti disebutkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Solsel, Novirman pada harianhaluan.com, Kamis (5/3/2020).

Dilakukan karantina, kata Novirman disebabkan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Kementerian Kesehatan. "Keempat warga itu tidak ada indikasi terpapar Corona atau negatif. Jika mereka positif maka sudah pasti dirawat di rumah sakit yang dirujuk yakni, RS Ahmad Mukhtar di Bukittinggi ataupun di RSUP M.Djamil di Padang," katanya.

Kendati negatif, imbuhya tetap harus menjalankan SOP. Bahwa, setiap orang yang pulang dan berpergian dari luar negeri wajib dikarantina di rumah selama 14 hari. "Dan saat kedatangan harus melapor ke Puskesmas atau rumah sakit," katanya.

Empat warga tersebut, kata Novirman dua orang berasal dari Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) merupakan pasangan suami-istri yang pulang dari Perancis. Dan dua orang berasal dari Kecamatan Sungai Pagu dimana satu orang pulang dari Arab Saudi dan satunya lagi pulang dari Jepang.

"Keempatya merupakan pegawai di RSUD Solsel," sebutnya.

Setelah dikarantina selama 14 hari jika tidak terpapar, maka antibodi tubuh secara langsung telah melawan virus Corona jika ada. "Corona akan sembuh sendiri jika antibodi tubuh kuat," ujarnya. (h/jef)

 

 

Reporter : Jefli /  Editor : Heldi
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]