Ungkap Kematian Ribuan Ayam di Pasaman, Tim BPTUHPT Padang Mengatas Turun Tangan


Kamis, 05 Maret 2020 - 16:40:06 WIB
Ungkap Kematian Ribuan Ayam di Pasaman, Tim BPTUHPT Padang Mengatas Turun Tangan Tim BPTUHPT Padang Mengatas, bersama Kadis Pertanian Pasaman, Efriyanto beserta jajaran ratas usai melakukan peninjauan lokasi. YUDHI

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM-Penyebab kematian ribuan ayam jenis Joper (Jowo Peranakan), bantuan program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) dilima kecamatan di Kabupaten Pasaman pada tahun 2019 lalu, mulai diteliti oleh pihak terkait. 

Namun, dipastikan kematian yang tinggi pada ayam ayam tersebut bukanlah akibat dari kesalahan atau kelalaian oleh pihak penyedia saat proses distribusi dilakukan kepada rumah tangga miskin pertanian (RTMP) sebagai penerima manfaat. 

Demikian ditegaskan oleh Tim dari Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang Mengatas, Ir, Yanhendri, M.Si, Drh Indahwati, MP dan Multiviza Muslim, S.Pt, kepada Haluan Media Group (HMG), Kamis (5/3).

Mewakili BPTUHPT Padang Mengatas, Yanhendri menjelaskan, bahwa saat ini sedang dilakukan pengujian secara laboratoris di Balai Veteriner Regional II Bukittinggi, untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian ayam bantuan itu di Pasaman.

"Untuk menindaklanjuti hal tersebut Bavet Regional II Bukittinggi bersama BPTUHPT Padang Mengatas juga telah melakukan pengamatan lapangan dan pengambilan sampel berupa darah, swipe kloaka, tenggorokan dan kandang," ujar Yan. 

Saat mendatangi lokasi, Tim BPTUHPT kata dia, juga telah melakukan wawancara dengan RTMP terkait kronologis penyebab kematian ayam. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh RTMP, kematian disebabkan oleh munculnya sejumlah gejala pada ayam.

"Gejalanya dimulai dengan hidung berair, mata bengkak, sayap terkulai, nafsu makan menurun, ayam lemah dan diakhiri kematian. Rata-rata kematian disebabkan oleh gejala yang sama pada RTMP penerima bantuan," katanya. 

Tim, kata Yan, belum menemukan adanya tanda-tanda kematian yang tinggi tersebut akibat dari kesalahan atau kelalaian dari proses distribusi. Kejadian kematian pada ayam juga terjadi pada ayam - ayam yang bukan bantuan pemerintah. 

"Kita masih menunggu hasil uji sample itu, guna mengetahui secara pasti penyebab kematian ayam yang ada di Kabupaten Pasaman," ujarnya. 

Dia mengakui, peninjauan ke lokasi penerima bantuan ayam bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman sebagai tindaklanjut dari ramainya pemberitaan media cetak dan elektronik, mengenai banyaknya jumlah ayam bantuan tersebut yang mati mendadak di daerah itu. 

"Untuk memastikan kebenaran berita yang tersebar di media cetak dan elektronik, maka BPTUHPT Padang Mengatas bersama dengan Distan Pasaman melakukan peninjauan kelokasi untuk memastikan kondisi terkini," katanya. 

Hasil penelusuran tim selama di Pasaman, kata dia, memang menemukan beberapa RTMP mengalami kematian ayam mencapai 50 ekor, tetapi kematian tersebut bukan kasus kematian mendadak. 

Namun, tim juga menemukan masih banyak RTMP yang memiliki ayam  diatas 35 ekor dengan kondisi ayam yang masih bagus dan berkembang baik. Khususnya di wilayah Mapattunggul. 

"Jadi tidak semua RTMP mengalami kematian ayam sampai 100 persen," imbuhnya. 

Ia mengatakan, jenis bantuan yang diberikan kepada setiap RTMP dalam kegiatan BEKERJA tahun 2019, berupa ayam 50 ekor, pakan 150 kg, 1 paket obat-obatan yang terdiri dari Roburansia dan Desinfektan serta bantuan pembuatan kandang sebesar Rp 500 ribu. 

Sehingga 5.872 RTMP sebagai penerima manfaat kegiatan Bekerja di Kabupaten Pasaman, didistribusikan ayam sebanyak 293.600 ekor, pakan sebanyak 880.800 Kg, 5.872 paket obat serta biaya pembuatan kandang sebesar Rp 2,936 Miliar. 

Ia berharap, terlaksananya program Bekerja di Pasaman dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama bagi Rumah Tangga Miskin Pertanian (RTMP).

"Selain itu, dapat meningkatkan populasi ayam di Kabupaten Pasaman, serta dapat menggerakkan peningkatan perekonomian pedesaan dan menjadi pemicu bagi masyarakat lain," ujarnya.(*)

Reporter : YUDHI /  Editor : Dodi

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM