Harun Masiku Belum Juga Tertangkap! KPK Buka Peluang Sidang in absentia


Kamis, 05 Maret 2020 - 17:37:09 WIB
Harun Masiku Belum Juga Tertangkap! KPK Buka Peluang Sidang in absentia Buronan KPK kasus PAW anggota DPR Harun Masiku. (foto: ist-tagar.id)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih bekerja keras memburu buronan Harun Masiku yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. Jika nantinya berkas perkara rampung dan Harun masih belum ditemukan, KPK membuka kemungkinan persidangan in absentia.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, lembaganya juga sedang merampungkan berkas perkara tiga tersangka lainnya yakni Wahyu Setiawan, Saeful Bahri dan Angelina Tio Fridelina.

Baca Juga : Satu Unit Rumah di Agam Dilahap Si Gulambai, Pemilik Rumah Meninggal Terbakar

"Nanti pada saat berkas sudah kami nyatakan siap dan saksi ataupun alat bukti cukup, tetapi yang bersangkutan belum kami temukan tidak menutup kemungkinan akan tetap kami lanjutkan persidangannya dengan in absentia," ujarnya di Gedung KPK, Kamis (5/3/2020).

Seperti diketahui, eks Caleg PDIP tersebut telah dimasukkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) sejak Januari 2020. Di akun resmi Twitter KPK, @KPK_RI, lembaga antirasuah itu juga telah mengunggah gambar Harun pada Rabu, 5 Februari 2020.

Baca Juga : Jalan Inhu-Kuansing Rusak Parah, Gubernur dan Anggota Dewan Diminta Peduli

KPK, menurut Ghufron, sudah merasa cukup dengan alat bukti yang telah dimiliki terkait kasus dugaan suap penetapan anggota DPR terpilih 2019-2024. Walaupun, keterangan Harun Masiku masih dibutuhkan.

"Kami sudah merasa cukup. Tetapi sebetulnya keterangan terdakwa tetap dibutuhkan. Tetapi kan, dengan keberadaan alat bukti lain dan saksi-saksi kami merasa optimis untuk tetap bisa dilimpahkan perkara itu walau tak ada HM," tuturnya.(*)

Baca Juga : Gegara Kerap Marahi Ibu, Pemuda Ini Tega Bacok Ayah Kandungnya Hingga Tewas

Editor : dodi | Sumber : Inewsid
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]