Kawasan Wisata Malioboro Lengang Tiap Hari Selasa Wage, Ada Apa?


Kamis, 05 Maret 2020 - 22:12:03 WIB
Kawasan Wisata Malioboro Lengang Tiap Hari Selasa Wage, Ada Apa? Kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, tiap hari Selasa Wage terlihat lengang.

YOGYAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Beberapa tahun terakhir, suasana berbeda tampak di Malioboro, Yogyakarta, tiap hari Selasa Wage. Jalan yang biasanya ramai pedagang kaki lima itu tampak lengang. Memang, 35 hari sekali (selapan dalam istilah Jawa) pedestrian Malioboro menjadi kawasan bebas bermotor.

Hanya kendaraan tidak bermotor seperti andong, becak kayuh, sepeda ontel yang boleh lewat. Sedangkan kendaraan bermotor yang boleh lewat adalah bus Trans Jogja dan kendaraan dinas seperti mobil patroli.

Wisatawan bebas berjalan dengan leluasa, tak hanya di trotoar tapi juga di jalan raya. Sepanjang jalan nampak lengang dan sunyi tanpa hiruk pikuk transaksi jual beli.

Selasa Wage dipilih para pedagang untuk beristirahat dari aktivitas jual beli sesuai dengan program Pemerintah Kota Yogyakarta. Pemilihan Selasa Wage pun tidak sembarangan, hari pasaran Jawa itu bertepatan dengan hari lahir Sri Sultan HB X yang juga menjabat sebagai Gubernur DIY.

Pengosongan PKL pada Selasa Wage ini sudah menjadi kesepakatan pedagang juga. Bahkan mereka membantu pemerintah untuk menjaga kebersihan Malioboro dengan bekerja bakti di pagi harinya.

Selain bisa dimanfaatkan untuk berswafoto di Malioboro tanpa terganggu pedagang, suasana lengang Malioboro juga sering dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kesenian maupun kegiatan masyarakat sehingga membuat kawasan ini tetap hidup.

Bagi traveler yang ingin liburan ke Yogyakarta, jangan lupa perhatikan hari pasaran di kalender Jawa ya. Siapa tahu bisa turut menikmati nyamannya Malioboro setiap Selasa Wage.(*)


 

 Sumber : detik.com /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 01 Maret 2020 - 09:22:42 WIB

    Ayo ke Sawahlunto! Kawasan Wisata Alam Puncak Sati Saringan, Serasa Negeri Diatas Awan

    Ayo ke Sawahlunto! Kawasan Wisata Alam Puncak Sati Saringan, Serasa Negeri Diatas Awan Dibalik eksotisme wisata sejarah kota tua Sawahlunto atau Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto, ternyata "Kota Arang" biasa disebut orang ini menyimpan sejuta pesona keindahan alam lainnya. Salah satunya, Puncak Sati ya.
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 11:21:43 WIB

    Mantap..! Pemkab Pessel Gratiskan Retribusi Masuk Kawasan Wisata Mandeh

    Mantap..! Pemkab Pessel Gratiskan Retribusi Masuk Kawasan Wisata Mandeh PAINAN,HARIANHALUAN.COM--Bagi pengunjung ke obyek wisata Mandeh, di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan tidak usah lagi merogok kocek untuk membeli tiket masuk, Pemkab Pessel melalui Dispora Pessel mengratisk.
  • Rabu, 10 Juli 2019 - 19:16:05 WIB

    Kawasan Wisata Mandeh Pesisir Selatan Masuk Nominasi ISTA 2019

    Kawasan Wisata Mandeh Pesisir Selatan Masuk Nominasi ISTA 2019 PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, masuk nominasi pada ajang Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019..
  • Selasa, 26 Juli 2016 - 04:03:15 WIB

    Kawasan Magrove di Batam Tersisa 4,2 Persen

    Kawasan Magrove di Batam Tersisa 4,2 Persen BATAM, HALUAN — Luas Batam secara menyeluruh 41.500 Hektar dan 42 persen merupakan hutan magrove, namun saat ini hanya tinggal 4,2 persen. Me­nyusutnya hutan magrove atau bakau akibat tiga faktor terjadi di Batam sehingga .
  • Jumat, 22 Juli 2016 - 02:27:13 WIB

    Tajur Biru Siap Jadi Kawasan Minapolitan

    LINGGA, HALUAN — Masyarakat Desa Tajur Biru Kecamatan Senayang yang terkenal sebagai salah satu pusat perdagangan hasil laut di Lingga terbuka terhadap wacana pemerintah sebagai pusat minapolitan di Lingga. Bahkan masyaraka.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM