Presiden Venezuela Dorong Perempuan untuk Miliki Enam Anak


Jumat, 06 Maret 2020 - 09:34:20 WIB
Presiden Venezuela Dorong Perempuan untuk Miliki Enam Anak Ilustrasi

CARACAS, HARIANHALUAN.COM - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mendorong perempuan untuk memiliki enam anak "untuk kebaikan negara". Desakan itu disampaikan Maduro di tengah krisis ekonomi yang membuat banyak di Venezuela menderita kekurangan gizi.

Tampil di sebuah acara televisi yang mempromosikan rencana perawatan kesehatan wanita nasional, Maduro menginstruksikan wanita untuk terus melahirkan anak.

Baca Juga : Penembakan di New York Tewaskan Bayi, Pria 23 Tahun Ditangkap

"Semoga Tuhan memberkati Anda karena telah memberikan kehidupan kepada enam anak perempuan dan laki-laki kecil," kata Maduro kepada seorang wanita yang menghadiri acara perawatan kesehatan, sebagaimana dilansir BBC, Kamis (5/3/2020).

"Setiap wanita harus memiliki enam anak untuk kebaikan negara," katanya, seraya menambahkan bahwa itu adalah "pekan wanita", yang merujuk pada Hari Perempuan Internasional yang diperingati pada 8 Maret.

Baca Juga : Netanyahu Terkejut, Tentara Israel Bakar Diri karena Trauma Perang

Seruan Maduro itu mendapat reaksi keras dari berbagai pihak, baik dari pihak oposisi mau pun pendukungnya.

Manuela Bolivar, anggota Majelis Nasional yang dikontrol oposisi dalam cuitan di Twitter mengatakan: "Rumah sakit tidak berfungsi, vaksin langka, wanita tidak bisa menyusui karena mereka kekurangan gizi atau membeli susu formula karena itu tidak terjangkau, dan negara menghadapi migrasi paksa karena untuk darurat kemanusiaan.

Baca Juga : Terapkan Prokes Ketat, Saudi Wajibkan Vaksinasi Covid-19 untuk Jamaah Dua Masjid Suci

"Maduro dan semua rejimnya yang mengatakan ini mengalami disosiasi psikologis."

Menurut data badan PBB untuk anak-anak, UNICEF, antara 2013 dan 2018, 13% anak-anak Venezuela mengalami kekurangan gizi.

Baca Juga : Bertemu AS, Netanyahu Sebut Pemerintah Iran Sebagai Rezim Fanatik

Sementara Program Pangan Dunia PBB (WFP) mengungkapkan, satu dari tiga warga Venezuela berjuang untuk menyediakan cukup makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi minimum.

Pada 2018, salah satu badan amal mengatakan bahwa mereka telah melihat jumlah bayi yang ditinggalkan di jalan-jalan atau ditinggalkan di pintu masuk gedung-gedung publik meningkat sebesar 70% di tengah krisis ekonomi yang terjadi.(*)
 

Editor : NOVA | Sumber : okezone
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]