Kemenkes Sebut Efek Virus Covid-19 saat Ini Tidak Terlalu Ganas


Jumat, 06 Maret 2020 - 10:12:51 WIB
Kemenkes Sebut Efek Virus Covid-19 saat Ini Tidak Terlalu Ganas Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sekertaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto menyebut kasus virus korona atau covid-19 terjadi peningkatan penyebarannya di sejumlah negara. Namun, efek yang ditimbulkan tidak lagi seganas saat virus tersebut ditemukan pertama kali di Wuhan, China.

Diketahui, penyebaran virus korona sudah merambah ke berbagai negara. "Di luar China justru terjadi peningkatan kasus, seperti kita tahu yang tinggi adalah di Korsel, di Jepang, kemudian di Iran dan kemudian di Italia," katanya di Kantor Staff Presiden, Jakarta Pusat. Kamis (5/3/2020).

"Data beberapa hari yang lalu, dalam sehari ada 20 negara baru yang melaporkan ditemukannya kasus positif. Ini artinya, mobilitas penderita dengan Covid-19 di dalam tubuhnya tidak terdeteksi di pintu masuk negara manapun," ungkapnya.

Achmad Yurianto menduga tidak terdeteksinya virus tersebut dikarenakan terjadinya pergeseran, sehingga gejala yang terpapar virus tersebut efeknya cenderung lebih ringan dibandingkan sebelumnya.

"Karena terjadi pergeseran, kasus ini gejalanya cenderung sekarang menjadi semakin lebih ringan. Sehingga orang dengan virus yang positif tapi gejalanya enggak muncul, tidak terlalu berat. Panasnya tidak tinggi, batuk tidak terlalu kelihatan sekali bahwa bahkan di beberapa laporan yang kita dapatkan ada yang asimtomatik tidak menunjukkan gejala," tuturnya.

Masuknya virus korona ke dalam tubuh manusia saat ini, sambungnya, tidak sempat beranak pinak.

"Ini bisa dimaknai bahwa virus yang masuk ke dalam dirinya tidak sempat mereplikasi tidak sempat beranak pinak, ada didalamnya tetapi tidak beranak pinak. Kalau dia bisa beranak pinak menjadi banyak, pasti orang itu akan panas. Kalau itu ada di saluran pernapasan atas dalam jumlah yang banyak, pasti akan memacu terbentuknya lendir dan merangsang batuk," ujar Yuri.

Dijelaskannya, kecenderungan yang ada saat ini virus korona tidak mampu berkembang biak dalam tubuh manusia.

"Tapi sekarang kecenderungannya virusnya ada, tetapi tidak mampu berkembang biak dengan cepat di dalam tubuh, sehingga ada tetapi sedikit. Kondisi ini kita tengarai kemungkinan yang paling besar adalah, pertama daya tahan tubuhnya bagus yang ke dua memang virusnya sudah menjadi semakin melemah," tutupnya.(*)

 Sumber : okezone /  Editor : NOVA

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 17 Maret 2020 - 16:01:04 WIB

    Viral Pasien PDP Corona Dilepas RS, Kemenkes Ungkap Fakta Mengejutkan

    Viral Pasien PDP Corona Dilepas RS, Kemenkes Ungkap Fakta Mengejutkan JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Sejak kemarin, beredar video seorang perempuan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus Corona (COVID-19) yang dilepas oleh rumah sakit begitu saja, tanpa perlu diisolasi. Kementerian Kesehatan .
  • Sabtu, 14 Maret 2020 - 00:13:39 WIB

    Kemenkes Sarankan Liga 1 Tanpa Penonton ke Menpora

    Kemenkes Sarankan Liga 1 Tanpa Penonton ke Menpora NASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut telah memberikan saran berupa opsi untuk menggelar Liga 1 2020 tanpa penonton kepada Menpora menyusul wabah virus corona atau Covid-19..
  • Kamis, 12 Maret 2020 - 09:02:30 WIB

    Kemenkes : Penularan Virus Corona Rawan di KRL

    Kemenkes : Penularan Virus Corona Rawan di KRL JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedanberbicara rute KRL-2 atau Bogor-Depok-Jakarta Kota jadi jalur paling berisiko terkontaminasi virus Corona. Juru Bicara Pemerintah terkait COVID-19 Achmad Yuria.
  • Jumat, 06 Maret 2020 - 17:50:58 WIB

    BREAKING NEWS! Kemenkes Sebut Ada Dua Lagi WNI Positif Corona

    BREAKING NEWS! Kemenkes Sebut Ada Dua Lagi WNI Positif Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah mengonfirmasi kasus baru penyebaran virus corona Covid-19 di Indonesia. Jumat (6/3), Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi dua lagi WNI positif virus corona..
  • Kamis, 20 Februari 2020 - 05:42:55 WIB

    Soal WNI Terinfeksi Corona, Kemenkes Bela Jepang dari Kritik Kemenlu RI

    Soal WNI Terinfeksi Corona, Kemenkes Bela Jepang dari Kritik Kemenlu RI JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kementerian Kesehatan menganggap tak ada yang salah jika pemerintah Jepang menutupi identitas mau pun lokasi rumah sakit tiga WNI awak kapal pesiar Diamond Princess. Hal itu bertentangan d.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM