Mahfud Heran, Kenapa TV Memilih Penceramah Karena Faktor Lucu?


Jumat, 06 Maret 2020 - 12:43:42 WIB
Mahfud Heran, Kenapa TV Memilih Penceramah Karena Faktor Lucu? Menko Polhukam, Mahfud MD.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, menyoroti sejumlah stasiun televisi yang memilih penceramah bukan karena kedalaman ilmunya. Bahkan, dia menyebut, banyak penceramah yang sengaja "dikarbit" oleh televisi untuk menjadi populer di masyarakat.

Menurut Mahfud, penceramah itu juga terus-terusan dijadikan narasumber di televisi tersebut hanya karena pandai mendramatisir cerita-cerita, bukan karena kedalaman pengetahuannya tentang agama. Mahfud menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam Standardisasi Kompetensi Dai di Gedung MUI, Jakarta.

"Orang dikarbit hanya karena bisa ngelucu, bisa cerita horor, bisa mendramatisir masalah, lalu dijadikan sebagai dai," kata Mahfud

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, fenomena televisi yang belum tepat memilih narasumber materi agama sudah berlangsung lama. Mahfud juga mengaku heran dengan pilihan-pilihan penceramah oleh tim yang ada dalam televisi tersebut.
"Ini siapa sih yang ngatur tema dan milih ustaznya. Di TV kok bisa seperti itu," ucapnya.

Mahfud menuturkan, ada penceramah yang mengaku sebagai tokoh agama dan lihai dalam bercerita. Namun, bacaan alqurannya justru kurang baik. "Pengelola rubrik agama di TV banyak yang enggak ngerti agama. Sembarang orang disuruh ngomong, kasih judul ini salah lagi, baca ayat salah, baca hadis salah, makhrajnya salah," ujarnya.

Untuk itu, Mahfud mendorong MUI dan Komisi Penyiaran Indonesia dapat mengajak televisi untuk seksama dalam memilih penceramah berkualitas, bukan karena rating. (*)

 Sumber : Haluan Media Group /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 01 April 2020 - 07:25:59 WIB

    Mahfud MD Tegaskan Tak Ada Darurat Sipil untuk Penanganan Corona

    Mahfud MD Tegaskan Tak Ada Darurat Sipil untuk Penanganan Corona JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD menegaskan, pemerintah tidak menggunakan kebijakan darurat sipil dalam mencegah penyebaran virus corona atau Covid-.
  • Sabtu, 21 Maret 2020 - 23:24:17 WIB

    Mahfud Minta Aparat Tindak Tegas Warga yang Masih Keluyuran

    Mahfud Minta Aparat Tindak Tegas Warga yang Masih Keluyuran JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta aparat keamanan menindak warga yang masih keluyuran atau kumpul-kumpul untuk mencegah penyebaran virus coro.
  • Selasa, 10 Maret 2020 - 12:30:39 WIB

    Wah, Mahfud Bantah RUU Omnibus Law untuk Bantu China

    Wah, Mahfud Bantah RUU Omnibus Law untuk Bantu China JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-- Menko Polhukam, Mahfud Md menepis adanya anggapan bahwa omnibus law dibuat untuk pintu masuk negara tertentu masuk ke Indonesia. Mahfud menyebut tak ada urusan omnibus law bagi negara China..
  • Jumat, 06 Maret 2020 - 05:12:57 WIB

    Mahfud MD Sebut Permintaan Tebusan Abu Sayyaf Bukan Hal Baru, Hanya Beda Angka Saja

    Mahfud MD Sebut Permintaan Tebusan Abu Sayyaf Bukan Hal Baru, Hanya Beda Angka Saja JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut permintaan uang tebusan dari kelompok bersenjata Abu Sayyaf di selatan Filipina usai menyandera WNI m.
  • Selasa, 03 Maret 2020 - 19:14:18 WIB

    Sindir Bupati Cianjur, Mahfud: Jangan Terkesan Cari Panggung

    Sindir Bupati Cianjur, Mahfud: Jangan Terkesan Cari Panggung JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan pemerintah siap dan mampu mengatasi masalah virus Corona. Kepanikan masyarakat saat ini dinilainya justru lebih mengkhawatirkan .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM