Antisipasi Virus Corona, Korut Ancam Tembak Warga China yang Langgar Batas


Jumat, 06 Maret 2020 - 16:17:29 WIB
Antisipasi Virus Corona, Korut Ancam Tembak Warga China yang Langgar Batas Presiden Korea Utara, Kim Jong-un

INTERNASIONAL, HARIANHALUAN.COM -- Korea Utara ancam menembak orang-orang dari China yang melewati perbatasan karena virus corona. Hal tersebut dinyatakan oleh otoritas China yang menghimbau warganya untuk menjauh dari perbatasan Korea Utara.

Mengutip Reuters, warga China mengumumkan sebuah pemberitahuan tertulis untuk menjauhi perbatasan Korea Utara karena negara tersebut sangat serius tangani corona. "Kami diberitahu bahwa kami mungkin akan terbunuh jika terlalu dekat dengan daerah perbatasan," kata seorang pemilik restoran di Jian, kota perbatasan China-Korut.

"Warga kota Jian dan Baishan di China diperingatkan bahwa orang yang terlalu dekat dengan perbatasan mungkin akan ditembak," menurut tiga orang warga pada Reuters.

Warga dilarang memancing, merumput, atau membuang sampah di dekat sungai Yulu (pembatas antara China-Korut). Karena virus corona, Korut juga meminta China untuk memperketat kontrol perbatasan kalau tidak mau warga negaranya tertembak dan terbunuh.

"Organ-organ keamanan publik akan memantau perbatasan 24 jam sehari dan siapa pun yang melanggar akan menghadapi penahanan administratif" kata Polisi China.

Seorang pejabat propaganda Jian, yang menolak disebutkan namanya menyatakan bahwa Pemerintah China memang mengeluarkan pengumuman, yang berbunyi: "Selama periode pencegahan epidemi, kegiatan apa pun termasuk memancing di Sungai Yalu atau berteriak ke Korea Utara di seberang sungai sangat dilarang."

Korea Utara memberlakukan larangan masuk yang ketat selama epidemi global terakhir, termasuk wabah ebola 2014. Meskipun belum melaporkan kasus virus corona, tetapi para ahli mengatakan negara itu sudah mengambil langkah-langkah serius. Negara di bawah pimpinan diktator Kim Jong Un itu mulai membatasi perjalanan dan perdagangan dari China.

Sebagian besar penerbangan dan kereta api keluar-masuk Korea Utara telah dibatasi, bahkan para diplomat asing di Pyongyang dikarantina selama sebulan. (*)

 Sumber : Suara.com /  Editor : Agoes Embun

Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 04 Agustus 2017 - 09:37:35 WIB

    Antisipasi Kenalakan Remaja, Razia Rumah Kos Ditingkatkan

    Antisipasi Kenalakan Remaja, Razia Rumah Kos Ditingkatkan PADANG, HARIANHALUAN.COM--Komisi IV DPRD Kota Padang menilai, maraknya kasus pembuangan bayi yang pelakunya generasi muda karena, lokasi Tempat Hiburan Malam (THM) dan kos-kosan yang ada, kurang terawasi. Serta minimnya pener.
  • Jumat, 05 Mei 2017 - 20:59:32 WIB

    Antisipasi Pungutan Liar, Kajari Solsel Siap Berikan Penyuluhan di Sekolah

    Antisipasi Pungutan Liar, Kajari Solsel Siap Berikan Penyuluhan di Sekolah SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM -- Dalam rangka mengantisipasi kekhawatiran pihak sekolah terhadap pungutan liar (Pungli). Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Aro, Solok Selatan (Solsel), Mohamad Rohmadi siap memberikan p.
  • Senin, 12 September 2016 - 16:03:32 WIB

    Antisipasi Narkoba, CV X Dareh Tes Urine Karyawan

    Antisipasi Narkoba, CV X Dareh Tes Urine Karyawan DHARMASRAYA, HALUAN - Untuk mengantisipasi Penyakit Tidak Menular (PTM), CV. X Dareh Group, Kabupaten Dharmasraya, menggelar kegiatan periksa kesehatan terhadap seluruh karyawan..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM