Bersihkan Sampah, Dinas LHPRKP Akui Kekurangan Personel dan Armada


Jumat, 06 Maret 2020 - 17:34:09 WIB
Bersihkan Sampah, Dinas LHPRKP Akui Kekurangan Personel dan Armada Kabid Kebersihan Dinas LHPRKP Pasaman, Yusrizal bersama jajaran.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DLHPRKP) Kabupaten Pasaman mengakui kekurangan sejumlah personel dan armada kebersihan untuk membersihkan sampah dan mengelola taman di daerah itu. 

Saat ini, Dinas LHPRKP Pasaman hanya memiliki 80 petugas kebersihan, tiga unit armada dumb truck, satu unit mobil tangki serta tiga unit ambro. Sementara, puluhan ton sampah harus diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah setiap harinya. 

Baca Juga : Dinkes Agam Pastikan Suntik Vaksin Aman Dilakukan Saat Puasa

Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas LHPRKP Kabupaten Pasaman, Yusrizal mengatakan, sebanyak 24 ton lebih sampah diangkut setiap hari oleh petugas kebersihan ke TPA Labuai, Koto Tangah, Kecamatan Bonjol. "Rata rata volume sampah 20-24 ton perhari. Sampah itu berasal dari sampah rumah tangga warga Lubuksikaping. Belum termasuk sampah dari tiap kecamatan," kata Yusrizal kepada harianhaluan.com, Jumat (6/3). 

Sementara pengangkutan sampah dari tiap kecamatan tidak bisa dilakukan setiap hari, sebagaimana halnya di Lubuksikaping. Untuk menyiasatinya, pihaknya menempatkan satu unit kontainer sampah dilima titik di kecamatan. "Pengangkutan sampah di kecamatan hanya bisa dilakukan minimal tiga kali dalam seminggu. Untuk di kecamatan ada lima titik kontainer sampah standby, yakni Rao, Padanggelugur, Panti, Bonjol dan Kumpulan," ujarnya. 

Baca Juga : Hari Kedua, Rp510 Juta BST Kemensos Dikucurkan ke 850 Warga

Untuk melakukan tugas-tugas kebersihan itu, kata dia, pihaknya masih kekurangan sejumlah personel, armada serta sarana prasarana kebersihan. Sementara beban tugas yang dihadapi lumayan berat. "Petugas kebersihan kita baru 80 orang, masih kurang. Butuh penambahan sebanyak 120 orang petugas lagi. Demikian juga dengan armada dan sarana prasana lainnya juga masih kurang," ujar mantan Kasat Pol PP ini.

Yusrizal mengimbau, warga tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai dan selokan. Tidak membakar sampah, apalagi sampah plastik. Sebab, tindakan itu dapat merusak lingkungan. "Himbauan kita ya itu saja. Jangan buang sampah sembarangan," imbuh Yusrizal. (*)

Baca Juga : Catat! Ini Lokasi Pasar Pabukoan yang Ada di Padang Panjang

 

Reporter : Yudhi Lubis | Editor : Agoes Embun
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]